Malam ini, ratusan motor knalpot brong di Mataram diamankan 

Ratusan sepeda motor yang menggunakan knalpot brong terjaring dalam Operasi Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) Polresta Mataram, Sabtu malam (18/11/2023) di Simpang 4 Bank Indonesia Mataram.
Ratusan sepeda motor yang menggunakan knalpot brong terjaring dalam Operasi Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) Polresta Mataram, Sabtu malam (18/11/2023) di Simpang 4 Bank Indonesia Mataram.

kicknews.today – Ratusan sepeda motor yang menggunakan knalpot brong terjaring dalam Operasi Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) Polresta Mataram, Sabtu malam (18/11/2023) di Simpang 4 Bank Indonesia Mataram. Operasi tersebut dipimpin Wakapolresta Mataram AKBP Syarif Hidayat SIK., didampingi Kasat Lantas Polresta Mataram Kompol Bowo Tri Handoko SIK.

“Pengguna knalpot brong ini ditilang non elektronik,” tegas Wakapolresta Mataram AKBP Syarif Hidayat SIK, Sabtu (18/11).

Operasi ini rutin digelar setiap Sabtu malam untuk memberikan rasa aman dan nyaman pada masyarakat dan pengguna jalan lain. Dari ratusan motor yang terjaring sebagian besar pengendaranya di bawah umur. 

Oleh karena itu, Syarif berharap dukungan serta para orang dan guru-guru untuk dapat mengimbau dan memberikan larangan agar tidak menggunakan knalpot brong. Selain karena dapat mengganggu kenyamanan pengendara lainnya juga kenyamanan masyarakat secara umum. Begitu pula dengan pengendara di bawah umur yang tentu dapat mengancam keselamatan bagi diri dan pengendara lainnya.

“Knalpot brong itu bisa membuat kaget pengendara lai lantaran suaranya terlalu bising, apalagi pengguna knalpot brong itu rata-rata ngebut sehingga dapat memicu kecelakaan,” tegasnya.

Tindakan ini dilakukan oleh Polresta Mataram atas masukan masyarakat yang merasa sangat terganggu dengan maraknya pengendara knalpot barong. Informasi tersebut diterima dari masyarakat baik melalui medsos, telepon maupun keluhan masyarakat saat melaksanakan Jumat Curhat dan safari Kamtibmas.

“Banyak masukan masyarakat secara langsung disampaikan kepada polisi bahkan ada yang menyampaikannya langsung kepada Kapolresta Mataram. Untuk menindak lanjuti laporan masyarakat tentu harus mengambil langkah baik penindakan seperti ini maupun upaya sosialisasi yang dilakukan petugas ke sekolah-sekolah atau himbauan kepada masyarakat,” ucapnya.

Agar hasil yang ingin dicapai bisa terwujud dengan maksimal maka Polresta Mataram membutuhkan dukungan dari seluruh elemen terutama kepada orang tua agar sama-sama melakukan upaya pencegahan dengan menjaga betul anggota keluarga.

Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Mataram mengatakan pengendara yang kendaraannya terjaring operasi diberikan tindakan tilang. Kemudian pada saat mengambil kendaraannya kembali pengendara menandatangani surat pernyataan yang isinya bersedia memusnahkan knalpot brong yang digunakan kemudian menggantikan dengan yang standar.

“Semua knalpot brong yang terjaring akan dimusnahkan, pengendara yang akan mengambil sepeda motor harus mengganti dengan knalpot standar,” pungkas Bowo. (jr)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

OPINI