Makin diminati, OSS Private kini miliki 250 siswa dari Kota dan Kabupaten Bima

Foto bersama guru, siswa dan orang tua siswa di HUT ke 8 tahun OSS Private di Paruga Nae Kota Bima.
rokok ilegal

kicknews.today – Rumah Belajar OSS Private merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-8 dengan meriah di Gedung Paruga Nae Kota Bima, Jumat (6/11/2026). Perayaan tersebut menjadi momentum untuk memperingati perjalanan sekaligus menunjukkan perkembangan kemampuan para siswa selama mengikuti kegiatan belajar di OSS Private.

Acara ditandai dengan pemotongan kue tar oleh Pimpinan Rumah Belajar OSS Private, Rosnaningsih, S.Pd., serta dimeriahkan dengan berbagai penampilan edukatif dari para siswa.

Satu per satu siswa tampil percaya diri di atas panggung. Mulai dari pidato tiga bahasa, yakni Bahasa Arab, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, dialog Bahasa Inggris, bercerita menggunakan Bahasa Inggris dan Bahasa Arab, hingga kemampuan perkalian acak dan hafalan perkalian.

Antusiasme para siswa terlihat begitu tinggi. Mereka menunjukkan kemampuan dan keberanian tampil di hadapan para undangan serta orang tua yang turut hadir menyaksikan perayaan tersebut.

Pimpinan OSS Private, Rosnaningsih, S.Pd., mengatakan, selama delapan tahun berjalan, rumah belajar yang berlokasi di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Santi, Kecamatan Mpunda, Kota Bima, terus mengalami perkembangan.

Saat ini, jumlah siswa OSS Private mencapai sekitar 250 orang. Mereka tidak hanya berasal dari Kota Bima, tetapi juga dari Kabupaten Bima.

Menurut Rosnaningsih, jumlah siswa terus meningkat setiap tahun. Bahkan, peningkatan paling signifikan terjadi sepanjang 2026.

“Alhamdulillah, dari tahun ke tahun jumlah siswa terus meningkat. Sekarang sudah mencapai 250 siswa, mulai dari usia TK sampai SMA. Bahkan, tahun 2026 ini peningkatannya paling banyak,” ungkapnya.

Dalam menjalankan kegiatan pembelajaran, OSS Private didukung sembilan orang tenaga pengajar dengan latar belakang keahlian sesuai mata pelajaran masing-masing. Kegiatan belajar berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 19.00 WITA. Sistem pembelajaran dibagi dalam beberapa sesi, dengan durasi pendampingan setiap siswa minimal satu hingga dua jam.

Program pembelajaran yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari calistung (membaca, menulis dan berhitung), program khusus, program umum hingga program reguler yang menitikberatkan pada penguasaan tiga bahasa.

Rosnaningsih menjelaskan, salah satu hal yang membuat siswa semakin tertarik bergabung adalah melihat perkembangan kemampuan teman-temannya. Informasi mengenai OSS Private juga banyak menyebar dari satu siswa ke siswa lainnya.

“Antusiasme anak-anak cukup tinggi. Kadang mereka melihat teman-temannya sudah berkembang, kemudian tertarik ikut belajar. Informasinya juga banyak dari teman ke teman,” jelasnya.

Ia berharap, memasuki usia ke-8, OSS Private semakin berkembang, semakin dikenal luas dan terus memberikan kontribusi positif bagi dunia pendidikan di Kota Bima dan Kabupaten Bima.

“Semoga di usia delapan tahun ini OSS Private semakin jaya, semakin berkembang dan lebih dikenal oleh seluruh masyarakat Kota Bima. Karena perubahan anak-anak yang belajar di sini sangat luar biasa dari tahun ke tahun,” harapnya.

Diapresiasi Orang Tua Siswa

Perkembangan OSS Private juga dirasakan langsung oleh para orang tua siswa. Salah satunya Leni Marlina, warga Rabangodu Selatan, Kota Bima.

Leni mengaku bangga dan bersyukur telah mempercayakan pendidikan tambahan anaknya kepada OSS Private sejak masih duduk di bangku taman kanak-kanak (TK). Kini, anaknya telah melanjutkan pendidikan ke kelas 1 MTs Negeri 2 Kota Bima.

Leni mengaku pertama kali mengetahui keberadaan OSS Private melalui media sosial Facebook sekitar delapan tahun lalu.

Menurutnya, perubahan kemampuan anaknya sangat terasa, terutama dalam membaca dan berhitung. Saat pertama kali masuk, anaknya belum mengenal kemampuan dasar tersebut. Namun, setelah mengikuti pembelajaran secara bertahap, kemampuannya mengalami perkembangan pesat.

“Dulu anak saya belum tahu membaca dan menghitung. Alhamdulillah, setelah belajar di OSS Private, perkembangannya luar biasa. Saya merasakan sendiri perubahan dari awal masuk sampai sekarang,” tuturnya.

Bahkan, selama duduk di bangku sekolah dasar (SD), anaknya beberapa kali meraih prestasi dan menjadi juara di sekolah.

Selain peningkatan kemampuan akademik, Leni juga mengapresiasi sikap para tenaga pengajar OSS Private yang dinilainya ramah dan santun.

Para guru juga dinilai sangat membantu ketika anak-anak menghadapi tugas sekolah, sehingga mereka mendapatkan pendampingan tambahan dalam memahami dan menyelesaikan pelajaran.

“Saya sangat bersyukur. Gurunya ramah dan santun. Kalau ada tugas sekolah, anak juga dibantu dan diarahkan. Hasilnya sangat terasa bagi perkembangan anak saya,” ujarnya.

Perayaan HUT ke-8 OSS Private pun bukan sekadar seremoni tahunan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi para siswa untuk menunjukkan hasil belajar, membangun kepercayaan diri, sekaligus memperlihatkan perjalanan sebuah rumah belajar yang terus tumbuh bersama dunia pendidikan di Bima. (jr)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

–

Artikel Terkait

Ultah Lombok Tengah

OPINI