kicknews.today — Pemerintah Kota Bima melalui juru bicara resmi, Dr. Muhammad Hasyim, akhirnya memberikan klarifikasi atas isu yang beredar di tengah masyarakat terkait dugaan kisruh dalam pembagian hadiah pada ajang Pawai Rimpu Mantika 2026, Sabtu (25/4/2026).
Dalam pernyataannya, Dr. Hasyim menegaskan bahwa kabar mengenai ketidakjelasan maupun dugaan penyelewengan hadiah tidak benar. Ia meluruskan bahwa hadiah yang belum sempat dibagikan sebelumnya telah diamankan oleh panitia secara resmi, bukan dibawa pulang oleh pihak tertentu.

“Perlu kami luruskan, tidak ada hadiah yang dibawa pulang. Semua hadiah yang tersisa telah diamankan oleh panitia. Namun, dalam situasi tertentu, sejumlah peserta mengambil sisa hadiah tersebut secara paksa dari atas mobil bak terbuka,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penghentian sementara proses undian doorprize terjadi akibat gangguan listrik dari PLN yang menyebabkan rangkaian acara tidak dapat dilanjutkan. Kondisi tersebut, menurutnya, berada di luar kendali panitia.
“Situasi ini murni karena faktor teknis, yakni padamnya aliran listrik. Proses undian membutuhkan pengeras suara, sehingga tidak memungkinkan untuk dilanjutkan saat itu,” jelasnya.
Pemerintah Kota Bima juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya, serta tetap menjaga kondusifitas.
“Kami menjamin seluruh proses undian hadiah telah dilakukan secara transparan,” tegas Dr. Hasyim.
Sebagai informasi, Pawai Rimpu Mantika merupakan bagian dari rangkaian festival budaya tahunan yang menjadi kebanggaan masyarakat Kota Bima. Kegiatan ini selalu diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai kalangan, menampilkan kekayaan tradisi dan semangat kebersamaan warga. (jr)


