kicknews.today – Lima aktivis mahasiswa asal Kabupaten Bima ditangkap dalam penggerebekan dua rumah kos di Lingkungan Citra Warga, Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Polisi menyita barang yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 28,24 gram.
Operasi tersebut berlangsung sejak Jumat (23/10/2026) sekitar pukul 22.45 WITA hingga Sabtu (24/10/2026) pukul 02.30 WITA. Kelima orang itu diamankan untuk menjalani pemeriksaan terkait dugaan keterlibatan dalam kasus narkotika.
Direktur Reserse Narkoba Polda NTB Kombes Pol. Roman Smaradhana Elhaj membenarkan penangkapan tersebut. Ia mengatakan barang bukti ditemukan dalam rangkaian penggeledahan di kawasan rumah kos.
“Barang bukti diduga sabu yang diamankan dengan berat bruto 28,24 gram,” ungkap Roman, Minggu (25/10/2026).
Pengungkapan kasus bermula dari informasi masyarakat mengenai dugaan transaksi narkotika di salah satu kamar kos. Laporan itu kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan sebelum polisi mendatangi lokasi.
Dalam operasi tersebut, sebanyak 52 personel gabungan dikerahkan, terdiri atas 22 personel Direktorat Reserse Narkoba dan 30 personel Direktorat Samapta Polda NTB.
Baca juga: Polisi gerebek dua room karaoke di Mataram, 20 orang diamankan dan pil diduga ekstasi ditemukan
Petugas awalnya mengamankan empat orang di kamar kos pertama. Dari lokasi itu, polisi melakukan pengembangan menuju kamar kos lain yang letaknya tidak jauh dari tempat penggerebekan awal.
Di lokasi kedua, polisi mengamankan seorang pria berinisial WAM (25). Rangkaian penindakan tersebut membuat jumlah orang yang diamankan menjadi lima orang.
Selain barang yang diduga sabu, polisi menemukan timbangan digital, plastik klip kosong, telepon genggam, uang tunai, serta alat isap sabu. Barang-barang tersebut turut diamankan untuk kepentingan pemeriksaan.
Roman menyebut kelima orang yang diamankan aktif dalam organisasi mahasiswa maupun kepemudaan, dengan posisi yang berbeda-beda.
“Benar mereka merupakan aktivis mahasiswa, ada yang menjabat sebagai ketua organisasi kepemudaan (OKP), ketua bidang hingga anggota,” kata Roman.
Seluruh orang yang diamankan beserta barang bukti kemudian dibawa ke Kantor Ditresnarkoba Polda NTB. Polisi masih mendalami perkara tersebut.
“Terduga dan barang bukti kami amankan di Polda NTB. Saat ini masih kami dalami,” ujar Roman.
Selain menangani perkara itu, Ditresnarkoba Polda NTB berkoordinasi dengan Polresta Mataram untuk meningkatkan patroli di kawasan Citra Warga. Polisi juga menyiapkan penyuluhan melalui fungsi Binmas sebagai upaya mencegah penyalahgunaan dan peredaran narkotika di lingkungan tersebut. (red.)


