kicknews.today – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) menerima laporan hasil riset dari peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) yang telah melakukan kajian terhadap sejumlah aspek penyelenggaraan pemerintahan di lingkungan Pemda KLU. Hasil penelitian tersebut dinilai mampu memberikan masukan yang konstruktif untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan.
Bupati Lombok Utara, Najmul Akhyar mengatakan para peserta telah menyampaikan berbagai hasil kajian yang menghasilkan sejumlah inovasi dan rekomendasi bagi pemerintah daerah.

“Alhamdulillah hari ini mereka datang ke kantor untuk melaporkan hasil penelitian dan riset tentang beberapa sistem pemerintahan kita. Mereka sudah menemukan beberapa hal, di antaranya Panda KLU, Satria Pendapatan, dan beberapa inovasi lainnya. Saya melihat semuanya sangat baik, sangat produktif, dan insyaallah akan kita tindak lanjuti,” ujar Najmul, Kamis (02/07/2026).
Menurutnya, hasil penelitian tersebut menjadi bukti bahwa kegiatan pelatihan kepemimpinan tidak hanya berorientasi pada peningkatan kapasitas aparatur sipil negara, tetapi juga mampu melahirkan gagasan yang dapat diterapkan untuk menjawab kebutuhan daerah.
Najmul berharap rekomendasi yang dihasilkan para peserta dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan maupun pengembangan program pemerintah daerah ke depan.
“Harapan kita tentu adanya masukan-masukan yang positif, dan alhamdulillah itu sudah terbukti. Mereka mampu memberikan rekomendasi yang baik, terutama di bidang peningkatan pendapatan daerah serta perlindungan perempuan dan anak,” katanya.
Najmil menambahkan, sebanyak 32 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Para peserta berasal dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) serta perwakilan pemerintah kabupaten dan kota se-Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
“Dengan keterlibatan peserta dari berbagai daerah di NTB ini tentu hasil riset yang disampaikan diharapkan tidak hanya bermanfaat bagi kita di Lombok Utara, tapi juga dapat menjadi referensi dalam pengembangan inovasi tata kelola pemerintahan di daerah lain,” tutupnya. (gii/*)




