Demo tuntut perbaikan jalan Soromandi Bima ricuh di kantor Gubernur NTB

Demo mahasiswa Soromandi Bima di Kantor Gubernur NTB. Foto: Ist

kicknews.today – Aksi puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Soromandi Mataram (HIMSI) berakhir ricuh di Kantor Gubernur NTB, Kamis (30/4/2026). Saling dorong antara massa aksi dan petugas Satpol PP tak terhindarkan, bahkan nyaris terjadi adu jotos.

Sebelumnya, aksi berjalan damai. Mahasiswa menggelar unjuk rasa menuntut perbaikan jalan Soromandi, Kabupaten Bima, yang disebut sudah puluhan tahun tak tersentuh pembangunan. Mereka membawa poster tuntutan dan membakar ban di depan gerbang kantor gubernur.

“Sudah 30 tahun jalan Soromandi tidak diperhatikan,” teriak salah seorang massa aksi Deta dalam orasinya.

Mahasiswa menilai alokasi APBD 2026 untuk infrastruktur di Kabupaten Bima sangat minim. Mereka juga menyoroti ketimpangan pembangunan yang dinilai lebih terpusat di Pulau Lombok dibanding wilayah Bima.

Koordinator lapangan Hegel menegaskan, aksi serupa bukan kali pertama dilakukan. Bahkan sebelumnya, mahasiswa sempat memblokir jalan Soromandi selama tiga hari sebagai bentuk protes.

“Kami tidak takut. Kawan-kawan kami pernah dipenjara,” ujarnya.

Ketegangan mulai terjadi saat massa meminta Gubernur NTB turun langsung menemui mereka. Namun, setelah sekitar 30 menit tidak ada respons, mahasiswa merangsek masuk ke area kantor gubernur melalui pintu selatan.

Massa membuka paksa pembatas jalan, sehingga memicu aksi saling dorong dengan petugas. Situasi pun memanas sebelum akhirnya perwakilan Pemprov NTB turun menemui pengunjuk rasa.

Hadir Asisten III Setda NTB, Eva Dewiyani, bersama perwakilan Dinas PUPRPKP NTB. Eva berjanji akan menjadwalkan pertemuan antara mahasiswa dan gubernur.

“Saya usahakan dijadwalkan hari Senin,” kata Eva.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan empat tuntutan utama. Di antaranya penetapan status darurat infrastruktur jalan di Soromandi, percepatan perbaikan fisik maksimal tiga bulan, transparansi data kerusakan jalan dan anggaran, serta evaluasi kinerja gubernur dan instansi terkait. (jr)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

OPINI