Surat suara yang rusak dan kurang di KPU Kota Bima capai 3.008 lembar

Komisioner Divisi Sosialisasi, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kota Bima Yeti Safriati
Komisioner Divisi Sosialisasi, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kota Bima Yeti Safriati

kicknews.today – Surat suara rusak dan kurang untuk lima jenis pemilihan pada Pemilu 2024 di Kota Bima, NTB sebanyak 3.008 lembar. Hal itu diketahui sejak mulai dilakukan sortir dan pelipatan surat suara pada 6 Januari lalu.

“Proses sortir dan pelipatan masih berlangsung. Melihat progresnya sekarang, mungkin akan selesai besok (Sabtu) 13 Januari,” kata Komisioner Divisi Sosialisasi, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kota Bima Yeti Safriati, Jumat (12/1/2024).

Yeti mengatakan, surat suara untuk pemilihan Calon Presiden dan Wakil Presiden (Capres-cawapres) yang dibutuhkan sebanyak 114.725 lembar. Setelah disortir dan pelipatan ditemukan 70 lembar rusak, sehingga total dengan yang kurang sebanyak 1.342 lembar.

“Jadi yang masih bisa digunakan atau baik sebanyak 113.383 lembar,” jelasnya.

Sementara surat suara untuk pemilihan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI yang masih digunakan sebanyak 114.495 lembar. Sementara yang rusak 95, sehingga total dengan yang rusak sebanyak 229 lembar.

Kemudian surat surat untuk pemilihan DPR RI sebanyak 115.331 yang masih bisa digunakan. Sementara surat suara yang rusak 149 lembar, sedangkan yang lebih dari kebutuhan lebih sebanyak 606 lembar.

“Khusus surat suara DPR RI ada kelebihan sebanyak 606 lembar,” terang Yeti sapaan akrab Komisioner KPU Kota Bima ini.

Sementara surat suara untuk DPRD Provinsi ditemukan 451 rusak dan kekurangan sebanyak 391 lembar. Sedangkan yang masih bisa digunakan sebanyak 114.334 lembar.

Kemudian untuk sortir dan pelipatan surat suara DPRD Kota Bima hingga saat ini masih terus berjalan. Khusus surat suara DPRD Kota Bima daerah pemilihan (Dapil) 1 yang telah disortir dan pelipatan, ditemukan 47 lembar rusak sehingga total dengan surat suara kurang sebanyak 440 lembar.

“Untuk Kota Bima Dapil 2, 3 dan 4 sortir dan pelipatannya masih berjalan,” katanya.

Yeti mengatakan, 3.008 lembar surat suara rusak dan kurang ini telah dilaporkan ke KPU RI melalui aplikasi sistim informasi logistik (Silog). Surat suara tersebut akan dilakukan pengadaan sebelum hari pemungutan suara berlangsung.

“Sementara suara rusak telah kami buatkan berita acara untuk dimusnahkan sebelum pemungutan surat suara pada 14 Februari 2024 nanti,” pungkasnya. (jr)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

OPINI