kicknews.today – Pernyataan Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dikbud Kecamatan Suela Lombok Timur L.M Jauhari Marjan memandang sebelah mata sekolah swasta disesalkan banyak guru dan kepala sekolah. Menurut mereka, pernyataan itu tidak mencerminkan sebagai seorang pejabat sekaligus pendidik.
Pernyataan itu disampaikan Kepala UPTD Dikbud pada rapat bersama persiapan kegiatan menyemarakkan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke 78 di kantor Camat Suela beberapa hari lalu. Pada rapat itu, LM Jauhari menyebutkan bahwa sekolah swasta tidak memiliki semangat seperti sekolah negeri. Ucapan itu didengar seluruh peserta rapat yang dihadiri puluhan guru dan kepala sekolah swasta dan madrasah.

“Penyataan Kepala UPTD sangat melukai perasaan pendidik terutama kami yang di swasta,” sesal salah satu guru sekolah swasta di Suela, Jaelani yang ikut hadir pada rapat tersebut, Rabu (16/8).
Jaelani menyebutkan, kegiatan meriahkan HUT RI menjadi sorotan semua pihak. Pasalnya, sekolah swasta dan madrasah dikecualikan dari partisipasi pada acara tersebut.
Akhirnya, sekolah swasta mengambil inisiatif untuk merayakan HUT RI secara mandiri. Namun disisi lain, pemerintah juga memungut sumbangan dari sekolah swasta untuk perayaan HUT RI.
“Kami seperti tidak dianggap,” katanya.
Menanggapi hal itu, Kepala UPTD Dikbud Suela, LM Jauhari Marjan mengakui salah. Yang jelas pihaknya sudah mengakomodir semua lembaga pendidikan pada perayaan HUT RI ke 78. Dia juga meminta maaf apabila ada yang merasa dibedakan saat perayaan HUT RI.
“Di sini hanya kesalahan komunikasi. InsyaAllah ini menjadi perbaikan ke depan,” katanya.
Sementara, Kepala Dinas pendidikan dan kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Lombok Timur, Izzuddin menegaskan tidak ada yang diskriminatif, karena ia sudah klarifikasi ke Kepala UPTD Dikbud Suela. Dia menyebutkan, seluruh kegiatan HUT ke-78 RI semua terkoordinir yang difasilitasi pemerintah kecamatan.
“Seluruh agenda hasil rapat bersama dengan Cabang Dikbud Lombok Timur sudah menyampaikan himbauan untuk seluruh sekolah baik di bawah Kemenag maupun SMA dan SMK ikut serta pada perayaan HUT RI,” pungkasnya. (cit)




