Lewat Fun Run, Astindo NTB dorong kebangkitan destinasi Senggigi

Ketua Astindo NTB, Sahlan M Saleh (Tengah) didampingi Ketua Panitia funrun Senggigi, Yakob Frans (kanan) dan bendahara funrun (kiri). (Foto. kicknews.today/Ist)

kicknews.today – Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Astindo) NTB kembali menggelar ajang tahunan Senggigi Lombok Fun Run yang dijadwalkan berlangsung pada 21 Juni 2026 mendatang. Memasuki tahun penyelenggaraan kali ini, event lari santai tersebut mengusung semangat baru untuk menghidupkan kembali kawasan wisata Senggigi agar tetap kompetitif dan diminati wisatawan maupun investor.

Ketua Astindo NTB, Sahlan M. Saleh mengatakan target peserta tahun ini dipatok antara 1.000 hingga maksimal 2.000 orang. Pembatasan jumlah peserta dilakukan untuk menjaga kenyamanan dan kelancaran aktivitas di kawasan wisata Senggigi.

“Jarak tempuh sekitar lima kilometer lebih sedikit. Kami batasi maksimal 2.000 peserta agar mobilisasi di jalur pariwisata tidak terganggu, terutama bagi tamu hotel yang melakukan check-out,” ujar Sahlan, Kamis (07/05/2026).

Dia menjelaskan, Senggigi Lombok Fun Run 2026 menghadirkan suasana berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Rute lomba akan dimulai dari Hotel Jayakarta dan finis di Merumatta Senggigi. Panitia juga menambahkan jalur baru dengan mengarahkan peserta melewati jogging track kawasan pantai melalui area Pasar Seni Senggigi.

Menurut Sahlan, perubahan rute tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kembali potensi wisata Senggigi secara lebih luas.

“Tahun ini ada pembeda, peserta akan masuk ke jogging track jalur pantai. Kita ingin menyuarakan destinasi Senggigi agar aktivitas pariwisatanya terus tumbuh dan menarik kembali minat investor untuk membangun lahan-lahan yang tersedia di sana,” katanya.

Sementara, Ketua Panitia Lombok Fun Run 2026, Yakob Frans menyebut event tersebut merupakan evolusi promosi wisata Senggigi yang sebelumnya dikenal dengan tagline “Back to Senggigi” dan “Senggigi Reborn”. Tahun ini, panitia resmi mengangkat tema “Senggigi Level Up”.

“Level untuk track-nya juga berubah. Peserta akan diperkenalkan dengan view Senggigi secara menyeluruh. Kami ingin mengembalikan posisi Senggigi sebagai destinasi utama melalui kolaborasi antara ecotourism dan sport tourism,” jelasnya.

Antusiasme masyarakat terhadap event tersebut disebut cukup tinggi. Hingga saat ini, panitia mencatat sekitar 200 peserta telah mendaftar. Biaya registrasi ditetapkan sebesar Rp150 ribu per peserta, nominal yang dipertahankan agar tetap terjangkau bagi seluruh kalangan.

Peserta nantinya akan mendapatkan berbagai fasilitas seperti jersey, medali, nomor dada, dan snack box. Panitia juga menyiapkan sejumlah hadiah menarik, mulai dari voucer menginap di hotel-hotel di Lombok, sepeda listrik, hingga hadiah utama berupa paket umrah.

Berdasarkan evaluasi penyelenggaraan sebelumnya, ajang ini tidak hanya diikuti masyarakat NTB dan peserta nasional, tetapi juga diminati wisatawan mancanegara, khususnya dari Eropa dan Asia yang tengah berlibur di Senggigi.

Karena mengusung konsep fun run, kegiatan ini terbuka untuk umum tanpa batasan usia maupun kategori atlet. Peserta dapat berlari santai atau berjalan kaki sambil menikmati panorama pagi kawasan Senggigi. Kegiatan dijadwalkan dimulai pukul 07.00 WITA.

Panitia berharap dukungan berbagai pihak, termasuk Badan Promosi Pariwisata Daerah NTB, untuk menyukseskan event yang juga diharapkan mampu mendongkrak geliat UMKM di sekitar lokasi kegiatan. (*/*)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

OPINI