kicknews.today – Seorang pramugara penerbangan rute Lombok–Jakarta mengaku dipukul penumpang saat proses naik pesawat atau boarding, Minggu (25/10/2026). Insiden tersebut mencuat setelah ia membagikan pengalamannya melalui akun Threads @exmanef.
Dalam unggahannya, pramugara itu menceritakan situasi penerbangan yang mengalami keterlambatan sejak pagi hingga malam. Ketika proses boarding berlangsung, seorang penumpang disebut tiba-tiba melayangkan pukulan ke bagian perutnya.
Ia mengaku sempat terdiam setelah menerima pukulan. Saat menanyakan alasan tindakan tersebut, penumpang itu disebut menyalahkannya atas keterlambatan penerbangan menuju Jakarta.
Menurut penuturannya, pukulan tersebut menyebabkan nyeri pada bagian perut. Saat itu, ia juga mengaku belum makan sejak siang.
Kejadian kemudian dilaporkan kepada petugas keamanan bandara. Berdasarkan keterangan yang dibagikan akun tersebut, penumpang yang diduga memukulnya dimintai keterangan, lalu diturunkan dari pesawat sehingga tidak melanjutkan penerbangan menuju Jakarta.
Penumpang itu disebut telah menyampaikan permintaan maaf. Meski demikian, pramugara tersebut mengaku masih merasakan dampak fisik dan psikologis setelah kejadian.
“Efek dari perbuatannya, saya selaku korban merasa sakit nyeri area perut dan saya TRAUMA,” tulis akun Threads @exmanef.
Baca juga: Dukung MotoGP berlanjut, AHM minta akses penerbangan ke Lombok dibenahi
Ia juga menceritakan upayanya menjalani visum di sebuah rumah sakit di Palembang. Karena harus kembali ke Jakarta, ia berencana melanjutkan pemeriksaan ke bagian forensik.
Melalui unggahan tersebut, pramugara itu berharap pengalamannya menjadi pengingat bagi penumpang untuk tetap mematuhi aturan dan mengendalikan emosi selama perjalanan udara.
Ia meminta kekesalan akibat keterlambatan penerbangan tidak dilampiaskan kepada awak kabin. Tindakan yang tidak terkendali, seperti yang diceritakannya, justru dapat membuat penumpang kehilangan kesempatan melanjutkan perjalanan. (red.)


