kicknews.today – Kebakaran hebat yang melanda kandang ayam pedaging di Dusun Gerung Timur Desa Gerung Permai Kecamatan Suralaga, Lombok Timur. Akibatnya, sebanyak 9.500 ekor ayam ikut terbakar pada Minggu (3/5/2026) sekitar pukul 03.23 Wita.

Berdasarkan kronologi kejadian, kandang milik Ahmad Subinato yang disewakan ke Makbul pemilik ayam. Kejadian kebakaran tersebut berawal saat ayam dalam proses pemanasan menggunakan metode tradisional berupa arang dan tungku sebagai sumber panas, yang dibantu dengan blower/kipas untuk menyebarkan suhu ke seluruh bagian kandang pada jam 01.00. Akan tetapi pemilik kandang tertidur lelap sehingga lupa mematikan tungku arang tersebut.
Merasa ada suara benda jatuh, saksi, Yustin Yehezkiel Mahaputra (24 tahun) terbangun pada pukul 02.00 Wita yang tidur tidak jauh dari lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) lalu keluar dari kamarnya dan melihat api sudah membesar. Para saksi lainnya yang melihat kebakaran tersebut meminta tolong pada warga untuk memadamkan api.
Para saksi lalu menghubungi pihak pemadam kebakaran, tepat pukul 04.00 wita, sebanyak 3 unit mobil pemadam kebakaran tiba di TKP dan memadamkan api sampai pukul 05.00 wita.
Kasi Humas Polres Lombok Timur, Iptu Lalu Rusmaladi membenarkan kejadian kebakaran tersebut, dimana kandang ayam pedaging tersebut berbahan mudah terbakar (kayu, bambu, terpal, sekam) dan pemanasan DOC menggunakan arang/tungku dilakukan selama 7–14 hari.
Diduga kebakaran bermula dari percikan api (bara arang) yang terbawa hembusan blower, kemudian jatuh mengenai sekam/litter serta material kandang yang mudah terbakar hingga akhirnya membesar dan melalap seluruh kandang.
Syukurnya tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut namun kerugian materil kurang lebih Rp 600 juta. (cit)


