Di tengah efisiensi, Pemkot Bima gelontorkan 1,2 miliar demi layanan jamaah haji 2026

Kabag Kesra Setda Kota Bima, Sirajuddin

kicknews.today – Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Bima tetap mengalokasikan dana sebesar Rp1,2 miliar untuk mendukung biaya perjalanan jamaah haji tahun 2026. Kebijakan ini menuai perhatian karena nilai anggarannya yang cukup besar, di saat berbagai sektor lain juga mengalami penyesuaian anggaran.

Anggaran tersebut digunakan untuk membiayai sejumlah kebutuhan penting, mulai dari sewa pesawat rute Bandara Bima menuju Lombok, transportasi bus dari titik keberangkatan ke bandara, hingga akomodasi hotel bagi para jamaah selama berada di Lombok. Seluruh biaya ini ditanggung pemerintah daerah sejak keberangkatan hingga kepulangan jamaah ke Tanah Air.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kota Bima, Sirajuddin, menjelaskan bahwa program ini merupakan agenda rutin tahunan yang telah dianggarkan setiap musim haji. Ia mengakui sempat ada wacana untuk menggunakan transportasi darat guna menekan biaya, namun keputusan akhir tetap menggunakan pesawat.

“Ini menyangkut ibadah dan pelayanan maksimal kepada jamaah haji, sehingga Wali Kota menegaskan agar tetap menggunakan pesawat,” ujar Sirajuddin di lokasi pelepasan jamaah calon haji, Kamis (30/4/2026).

Sementara itu, Kepala Kemenhaj Kota Bima, H Eka Iskandar MSi, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari Pemkot. Menurutnya, bantuan tersebut sangat meringankan tugas pihaknya, terutama dengan adanya relawan dari pemerintah daerah yang turut membantu proses pemberangkatan jamaah menuju Embarkasi Lombok.

Tahun ini, jumlah Jamaah Calon Haji (JCH) Kota Bima tercatat sebanyak 221 orang. Mereka terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni kloter 11 sebanyak 114 orang dan kloter 13 sebanyak 104 orang. Kloter 11 dijadwalkan berangkat lebih awal pada 4 Mei 2026.

Dari total jamaah tersebut, sebanyak 218 orang akan diberangkatkan langsung dari Kota Bima, sementara tiga jamaah lainnya akan bergabung di Mataram sebelum bersama-sama memasuki Asrama Haji dan diberangkatkan ke Tanah Suci.

Pihak Kementerian Agama memastikan seluruh proses keberangkatan jamaah berjalan lancar sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Kebijakan Pemkot Bima ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan serta kemudahan bagi para jamaah dalam menunaikan ibadah haji. (jr)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

OPINI