kicknews.today – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lombok Utara menyiapkan skema rekayasa lalu lintas untuk mendukung kelancaran dan keamanan pelaksanaan pawai takbiran yang digelar di wilayah Kecamatan Pemenang dan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara (KLU) pada Kamis (19/03/2026) malam.
Sebanyak 65 personel dikerahkan untuk melakukan pengamanan sekaligus pengaturan arus kendaraan di sejumlah titik rawan kepadatan. Rekayasa ini diberlakukan mulai pukul 20.00 WITA hingga kegiatan pawai selesai.

Kasat Lantas Polres Lombok Utara, IPTU Dina Rizkiana menjelaskan bahwa pengalihan arus dilakukan guna mengantisipasi kemacetan dan memastikan kegiatan masyarakat berjalan tertib.
“Sebanyak 65 personel kami turunkan untuk pengamanan dan pengaturan lalu lintas di sepanjang rute pawai. Rekayasa ini bertujuan agar kegiatan takbiran berjalan lancar tanpa mengganggu pengguna jalan lainnya,” ujarnya, Rabu (18/03/2026).
Untuk wilayah Kecamatan Pemenang, pawai dimulai dari Kantor Camat Pemenang, kemudian menuju Simpang Empat Pemenang, berbelok ke arah Bank NTB, dan berakhir di depan Polsek Pemenang. Peserta selanjutnya akan diarahkan untuk putar balik dan kembali ke titik masing-masing.
Sementara itu, di Kecamatan Tanjung, arus lalu lintas di jalur utama akan dialihkan menyesuaikan waktu pelaksanaan pawai. Jalur utama akan difungsikan sebagai jalur kegiatan (car free day), sementara kendaraan umum diarahkan menggunakan jalur alternatif.
IPTU Dina Rizkiana menambahkan, kendaraan dari arah Mataram menuju Tanjung akan dialihkan melalui jalur Bangsal, sedangkan kendaraan dari arah Tanjung menuju Mataram diarahkan melalui jalur Pusuk.
“Kami mengimbau masyarakat untuk mematuhi petunjuk petugas di lapangan dan menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan demi kelancaran bersama,” katanya.
Selain itu, pihak kepolisian juga telah menyiapkan titik-titik parkir bagi masyarakat yang ingin menyaksikan pawai, seperti di area Terminal Tanjung dan sepanjang jalur tertentu yang telah ditentukan.
“Dengan adanya rekayasa lalu lintas ini, kami harap perayaan malam takbiran di Lombok Utara dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh khidmat tanpa menimbulkan gangguan berarti bagi mobilitas masyarakat,” tutupnya. (gii/*)


