kicknews.today – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyiapkan langkah antisipatif untuk mencegah terjadinya penumpukan sampah saat malam takbiran menjelang Hari Raya Idulfitri. Mengingat tingginya antusiasme masyarakat mengikuti pawai obor dan takbir keliling setiap tahun, DLH menerapkan skema kebersihan khusus guna memastikan lingkungan tetap bersih hingga pelaksanaan Salat Idulfitri.
Kepala DLH KLU, Husnul Ahadi menjelaskan bahwa seluruh kontingen peserta pawai tahun ini diwajibkan membawa kantong plastik besar atau karung sebagai wadah sampah berjalan. Kebijakan tersebut diterapkan agar sampah dari peserta tidak tercecer di sepanjang rute pawai.

“Kami ingin memastikan peserta tidak membuang sampah sembarangan di jalan yang mereka lalui. Semua harus terkumpul dalam satu wadah yang mereka bawa sendiri,” ujar Husnul, Senin (16/03/2026).
Meski demikian, DLH mengakui bahwa potensi sampah dari kerumunan penonton masih menjadi tantangan tersendiri. Untuk mengantisipasi hal tersebut, pasukan kebersihan atau yang dikenal sebagai pasukan oranye telah disiagakan untuk melakukan pembersihan menyeluruh setelah kegiatan berakhir.
Petugas dijadwalkan melakukan penyisiran di sejumlah ruas jalan protokol, terutama di kawasan sekitar Masjid Jami, sesaat setelah pawai selesai. Sejumlah truk pengangkut sampah juga akan ditempatkan di titik-titik strategis guna mempercepat proses pengangkutan limbah yang terkumpul dari peserta maupun pedagang kaki lima.
Selain itu, para pedagang yang berjualan di sekitar lokasi kegiatan juga akan dibekali karung sampah agar sisa dagangan dan kemasan tidak berserakan di area acara.
“Melalui skema ini, kami berharap kekhidmatan malam takbiran tidak dikotori oleh pemandangan sampah yang mengganggu kenyamanan masyarakat saat beribadah di pagi hari,” katanya.
DLH menargetkan seluruh ruas jalan yang dilalui pawai dapat kembali bersih sebelum masyarakat memadati lokasi pelaksanaan Salat Idulfitri. Karena itu, pihaknya mengajak masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan selama kegiatan berlangsung.
“Kami mengimbau masyarakat untuk ikut ambil bagian. Jika membawa konsumsi, jangan membuang sampah sembarangan. Serahkan ke kontingen yang membawa karung atau buang ke tempat yang telah disediakan,” tutupnya. (gii/*)


