kicknews.today – Yayasan Pendidikan Islam (Yapis) Dompu semakin optimistis mewujudkan cita-cita mendirikan Universitas Yapis Dompu. Penguatan kualitas sumber daya manusia, capaian akreditasi, serta prestasi akademik menjadi modal penting bagi pengembangan STKIP dan STIE Yapis Dompu menuju perguruan tinggi berbentuk universitas.
Optimisme tersebut mengemuka di tengah pelaksanaan Wisuda Angkatan XII Tahun Akademik 2025/2026 STKIP Yapis Dompu yang meluluskan 241 sarjana di Gedung Samakai Dompu, Rabu (21/10/2026).
Ketua Yayasan Pendidikan Islam Yapis Dompu, Arman H. Anwar Manan, SE, mengatakan pengembangan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu kekuatan utama untuk merealisasikan rencana tersebut.
Saat ini, STKIP Yapis Dompu telah memiliki tiga dosen bergelar doktor dan 10 dosen kandidat doktor. Sementara STIE Yapis Dompu diperkuat dua dosen bergelar doktor serta tiga kandidat doktor.
Menurut Arman, ketersediaan sumber daya akademik tersebut menjadi tambahan modal bagi yayasan untuk memperluas layanan pendidikan tinggi di Kabupaten Dompu.
“Kami optimistis universitas akan terwujud. Ini merupakan tambahan sumber daya yang dimiliki STKIP dan STIE Yapis Dompu untuk mendukung pengembangan pendidikan tinggi,” ujarnya.
Meski demikian, rencana pembentukan universitas akan ditempuh secara bertahap dengan mempertimbangkan kelayakan kelembagaan dan kesiapan sumber daya dosen.
Optimisme Yapis Dompu bukan tanpa alasan. STKIP Yapis Dompu mencatat capaian akademik melalui keberhasilan enam program studi meraih akreditasi Baik Sekali, termasuk akreditasi institusi.
Dengan penguatan kualitas dosen, capaian akreditasi, dan peningkatan prestasi akademik, Yapis Dompu berharap pengembangan STKIP dan STIE menuju Universitas Yapis Dompu dapat direalisasikan secara bertahap sesuai ketentuan yang berlaku.
Ketua STKIP Yapis Dompu, Dr. Dodo Kurniawan, menyebut capaian tersebut merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh unsur kampus dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
“Wisuda Angkatan XII ini istimewa karena seluruh enam prodi telah terakreditasi Baik Sekali. Capaian ini tidak diraih dengan mudah, tetapi melalui kerja keras, kerja cerdas, dan kerja tuntas,” ujarnya.
Menurut Dodo, akreditasi tidak sekadar menjadi pengakuan administratif, tetapi juga mencerminkan kualitas pelaksanaan Tri Dharma perguruan tinggi, mulai dari pendidikan dan pengajaran, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat.
Selain capaian akreditasi, sebanyak 11 dosen STKIP Yapis Dompu juga berhasil memperoleh hibah dari Kemendikti Saintek dan Kemenbud.
STKIP Yapis Dompu turut mencatat capaian di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dengan masuk dalam klaster madya nasional berdasarkan kinerja yang tercatat pada SINTA.
Di bidang pengembangan mahasiswa, sebanyak 10 mahasiswa lolos Program Kampus Mengajar, sedangkan 13 mahasiswa mengikuti Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka. Mereka ditempatkan di sejumlah perguruan tinggi, di antaranya Universitas Gadjah Mada, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Negeri Malang, Universitas Jember, dan Universitas Pendidikan Indonesia.
Wisuda 241 Sarjana
Dalam wisuda tersebut, sebanyak 241 mahasiswa dari enam program studi resmi menyandang gelar sarjana.
Rinciannya, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia sebanyak 26 orang, Pendidikan Sejarah sembilan orang, Pendidikan Bahasa Inggris 19 orang, Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) 75 orang, Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi 30 orang, serta Pendidikan Teknologi Informasi 82 orang.
Dari seluruh wisudawan, ditetapkan 10 lulusan terbaik. Yakni, Anggun Puspitasari dari PGSD meraih indeks prestasi kumulatif (IPK) tertinggi, yakni 3,99. Posisi berikutnya ditempati Dita Aprilia dari PGSD dengan IPK 3,98 dan Restian Rangga Perdana dari Pendidikan Teknologi Informasi dengan IPK 3,97, Wulan dari PGSD dengan IPK 3,96, Al Muharam Amudanni dari Bahasa dan Sastra Indonesia dengan IPK 3,95, Puput Zaihar Nanda dari Pendidikan Sejarah dengan IPK 2,95, Fadhillah dari Bahasa Inggris dengan IPK 3,95, Mariati dari PGSD dengan IPK 3, 95, Anna Mulyani dari PGSD dengan IPK 3,94 dan Syamsul Rizal dari Pendidikan Sejarah dengan IPK 3,93.
Dodo mengatakan, STKIP Yapis Dompu terus berupaya mewujudkan visi sebagai perguruan tinggi unggul, berwawasan Islami, dan berdaya saing nasional pada 2028.
Untuk mencapai visi tersebut, pihaknya mendorong penguatan kolaborasi dengan pemerintah, alumni, serta dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja.
Wisuda Angkatan XII STKIP Yapis Dompu tersebut turut dihadiri perwakilan LLDikti Wilayah VIII Bali-NTB, Wakil Bupati Dompu Syirajuddin, SH, anggota DPRD NTB Nadirah Al Habsyi, serta sejumlah undangan lainnya. (jr)


