Waspada! Gelombang 4 meter mengintai sejumlah perairan NTB

Ilustrasi gelombang laut.

kicknews.today – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah perairan Nusa Tenggara Barat (NTB). Peringatan tersebut berlaku mulai Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 08.00 WITA hingga Jumat, 9 Oktober 2026 pukul 08.00 WITA.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid, Kadek Katriavi K menjelaskan, sejumlah perairan NTB berpotensi mengalami gelombang dengan ketinggian mencapai 2,5 hingga 4 meter.

Wilayah yang berpotensi mengalami gelombang tinggi tersebut meliputi Selat Lombok bagian selatan, Perairan Selatan Pulau Lombok, Perairan Selatan Pulau Sumbawa, Selat Alas bagian selatan, Samudra Hindia selatan NTB, serta Selat Sape bagian selatan.

Sementara itu, Selat Lombok bagian utara dan Selat Sape bagian selatan diprakirakan memiliki gelombang sekitar 1,25–2,5 meter. Adapun beberapa wilayah lainnya seperti Perairan Utara Pulau Lombok, Perairan Utara Pulau Sumbawa, Selat Alas bagian utara, dan Selat Sape bagian utara berada pada kisaran 0,5–1,25 meter.

BMKG mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai tinggi gelombang yang mencapai 2 meter atau lebih, terutama di wilayah yang telah masuk dalam daftar peringatan dini.

“Risiko keselamatan juga meningkat bagi aktivitas pelayaran. BMKG mengingatkan perahu nelayan ketika kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter,” jelasnya.

Untuk kapal tongkang, risiko meningkat saat kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter. Sementara kapal ferry perlu mewaspadai kondisi ketika kecepatan angin lebih dari 21 knot dan gelombang di atas 2,5 meter.

Sedangkan kapal ukuran besar seperti kapal kargo dan kapal pesiar menghadapi risiko tinggi ketika kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4 meter.

BMKG juga mengimbau masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di wilayah pesisir agar tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gelombang tinggi. (jr)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

–

Artikel Terkait

HUT KLU11

OPINI