kicknews.today – Peresmian sekolah rakyat (SR) di Kabupaten Lombok Utara kembali tertunda. Pemerintah daerah menyebut kesiapan pembangunan sarana dan prasarana menjadi salah satu alasan utama peresmian belum dapat dilaksanakan.
Bupati Lombok Utara, Najmul Akhyar mengatakan, persiapan yang dilakukan panitia belum sepenuhnya rampung. Meski progres pembangunan disebut telah mencapai sekitar 97 persen, masih terdapat sejumlah bagian penting yang belum diselesaikan.

“Karena panitianya yang melakukan persiapan ini belum siap. Artinya pembangunannya belum tuntas. Baru 97 persen, tapi yang 3 persen ini kan yang penting-penting semua,” kata Najmul, Rabu (23/9/2026).
Menurutnya, sejumlah fasilitas memang telah tersedia, termasuk lapangan olahraga. Namun, masih terdapat sarana penting lainnya yang belum selesai sehingga sekolah belum sepenuhnya siap untuk diresmikan dan digunakan secara optimal.
Pemkab Lombok Utara menargetkan seluruh proses pembangunan tersebut dapat dituntaskan paling lambat hingga akhir tahun 2026.
“Ya, kita membatasi sampai akhir tahun ini,” ujarnya.
Belum rampungnya pembangunan tersebut juga berdampak pada pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa SR. Najmul menyebut pelaksanaan MPLS kembali harus ditunda hingga kondisi sekolah benar-benar siap.
“Makanya harus ditunda lagi. Semua kondisi yang sudah terjadi juga di tempat lain seperti itu. Jadi kita terlalu cepat mungkin menerima siswa kemarin, sekarang ternyata belum bisa selesai sampai sekarang,” jelasnya.
Najmul berharap penyelesaian pembangunan dapat dipercepat sehingga SR di Lombok Utara bisa segera digunakan secara penuh. Dia menargetkan pekerjaan dapat diselesaikan sebelum berakhirnya tahun anggaran 2026.
“Harapan kita bisa cepat diselesaikan. Mudah-mudahan bisa sebelum tahun anggaran ini, supaya sebelum tahun ajaran baru siswa-siswa sudah bisa masuk,” katanya.
Pemkab Lombok Utara pun mendorong agar penyelesaian fasilitas SR dikebut sehingga tidak kembali mengganggu proses pembelajaran maupun agenda sekolah lainnya.
“Iya, mudah-mudahan,” tutupnya. (gii/*)






