Pemda dan RSUD Dompu kumpulkan 113 kantong darah selama 3 hari

Sekda Dompu Gatot Gunawan menjalani pemeriksaan sebelum donor darah di RSUD Dompu, Selasa (5/3/2024)
Sekda Dompu Gatot Gunawan menjalani pemeriksaan sebelum donor darah di RSUD Dompu, Selasa (5/3/2024)

kicknews.today – Pemerintah Kabupaten Dompu bersama tim Unit Transfusi Darah Rumah Sakit (UTDRS) RSUD Dompu masih terus mengumpulkan darah dari kegiatan bakti sosial donor darah jelang Ramadhan 1445 H. Hingga Kamis malam (7/3/2024), Pemda dan RSUD Dompu sudah mengumpulkan 113 kantong darah dari 113 pendonor.

“Jumlah ini diperoleh dari hari pertama kegiatan yakni tanggal 5 sampai 7 Maret. Rinciannya, golongan darah A sebanyak 20 kantong, B 32 kantong, AB 14 kantong dan golongan darah O sebanyak 47 kantong,” kata Kasubag Humas RSUD Dompu, M Iradat, Kamis (7/3/2024).

Para pendonor kata Iradat, terbuka untuk umum. Kegiatan hari pertama didominasi ASN, termasuk Sekda Dompu, para pejabat dan masyarakat umum.

“Sampai hari ketiga jumlah pendaftar sebanyak 150, namun yang memenuhi syarat 113 orang,” katanya.

Bhakti sosial donor darah ini lanjut Iradar, masih berlangsung sampai 9 Maret 2024. Kegiatan dimulai pukul 08.00 Wita hingga 22.00 Wita di Unit Transfusi Darah lantai dua RSUD Dompu.

Syarat calon pendonor jelas dia, kondisi fisik harus bugar, tidak dalam terapi obat dan lain-lain, berusia 17 sampai 60 tahun dan memiliki berat badan minimal 45 kilogram. Kemudian, suhu tubuh 36,6-37,5 derajat celcius, tekanan darah harus berada di angka 100-160 untuk sistolik dan 70-100 untuk diastolik.

Saat pemeriksaan, denyut nadi harus sekitar 50-100 kali per menit. Kadar hemoglobin minimal 12 gr/dl untuk wanita, dan minimal 12,5 gr/dl untuk pria.

“Sebaiknya tidur lebih awal, atau sebelum jam 11 malam, sarapan pagi dahulu dan minum air putih yang cukup,” saran Iradat menambahkan selama kegiatan bakti sosial, pendonor sukarela akan diberikan paket nutrisi. Terkadang, plus paket makan siang untuk pendonor yang datang pagi.

Iradat menjelaskan, kegiatan ini dilakukan mengingat kebutuhan darah untuk pasien di RSUD Dompu semakin meningkat. Persoalan lain juga karena kurangnya pendonor sukarela untuk memenuhi kebutuhan ketersediaan darah, terutama di Bulan Ramadhan.

“Aksi sosial ini untuk mengantisipasi terjadinya kekurangan darah selama Bulan Ramadhan untuk pasien di RSUD Dompu. Maka diminta kepada semua Pimpinan Perangkat Daerah, Pimpinan Organisasi Profesi/Kemasyarakatan agar menggerakan semua pegawai baik ASN maupun Non ASN di lingkup kerja masing masing,” imbau Iradat meneruskan isi surat edaran Bupati Dompu. (jr)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

OPINI