kicknews.today – Sekitar 5.000 pelajar disiapkan untuk menyambut parade pembalap MotoGP di Kota Mataram, Rabu (7/10/2026). Sejumlah ruas Jalan Pejanggik dan Jalan Udayana yang menjadi lintasan parade akan ditutup sementara mulai pukul 11.00 WITA hingga rangkaian kegiatan selesai.
Asisten I Setda Kota Mataram, Lalu Martawang, mengatakan pelajar yang dilibatkan berasal dari jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK. Mereka akan menempati titik-titik penyambutan di sepanjang jalur yang dilalui rombongan pembalap.

Para siswa disiapkan membawa bendera Merah Putih, balon tepuk, serta alat musik sekolah untuk memeriahkan penyambutan. Meski melibatkan ribuan pelajar, pemerintah memastikan kegiatan tersebut tidak membuat sekolah diliburkan.
“Sekolah tidak libur, sebab kegiatan ini sifatnya fakultatif,” kata Martawang di Mataram, Senin (5/10/2026).
Sekolah yang dilibatkan antara lain SMPN 1, SMPN 2, dan SMPN 15 Mataram di kawasan Jalan Pejanggik, serta SMPN 6 Mataram di Jalan Udayana. Sejumlah SD di sekitar lintasan juga ikut menyambut, sedangkan siswa SMA akan dilibatkan di lokasi finis, Teras Udayana.
Menurut Martawang, parade berlangsung sore hari. Pemkot juga menyiapkan kesempatan bagi anak-anak untuk berinteraksi dengan pembalap.
“Siapa tahu nanti ada anak-anak kita yang terinspirasi menjadi pembalap MotoGP di masa depan,” ujarnya.
Baca juga: Marquez sampai Veda Pratama akan ikut Parade Rider di Mataram
Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Mataram, Kompol Muhamad Puteh Rinaldi, menjelaskan bahwa pengaturan lalu lintas diberlakukan lebih awal untuk mempersiapkan jalur parade.
“Penutupan mulai berlaku pukul 11.00 WITA sampai seluruh rangkaian parade selesai,” kata Puteh, Sabtu (3/10/2026).
Rombongan pembalap akan bergerak dari depan Taman Sangkareang di Jalan Pejanggik menuju arah barat hingga Perempatan Bank Indonesia. Dari persimpangan tersebut, rombongan berbelok ke kanan menuju Teras Udayana.
Pengendara dari arah barat melalui Jalan Langko akan dialihkan menuju kawasan Seruni. Selanjutnya, kendaraan dapat melanjutkan perjalanan melalui Jalan Pemuda Gomong atau menuju Perempatan Seruni.
Dari arah timur melalui Jalan Catur Warga, kendaraan tidak diarahkan masuk ke lintasan parade. Pengendara juga dilarang berbelok ke kanan di kawasan Taman Sangkareang.
Pembatasan turut berlaku bagi kendaraan dari Jalan Adisucipto, kawasan Rembiga. Arus dari kedua arah tetap dapat bergerak lurus, tetapi akses masuk menuju Jalan Udayana ditutup sementara.
Di Perempatan Akademi Manajemen Mataram atau AMM, kendaraan yang datang dari arah selatan akan diarahkan berbelok ke kiri menuju Jalan Pendidikan. Petugas disiagakan di titik-titik pengalihan untuk membantu pengendara memilih jalur.
Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan parade, dua kawasan parkir disiapkan di Islamic Center dan Taman Sangkareang. Polisi meminta pengunjung mengatur waktu perjalanan dan mengikuti arahan petugas selama pengalihan berlangsung.
Baca juga: Begini cara beli tiket MotoGP murah untuk warga NTB, harga mulai Rp200 ribu
Persiapan parade juga mencakup kebersihan jalur. Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram menyiagakan 50 petugas untuk membersihkan sampah setelah rombongan pembalap melintas.
Kepala DLH Kota Mataram, Nizar Denny Cahyadi, mengatakan petugas akan menyisir lintasan dari bagian belakang iring-iringan agar sisa kegiatan segera dibersihkan.
Masyarakat yang tidak menuju lokasi parade diimbau menghindari sementara kawasan Jalan Pejanggik dan Jalan Udayana. Penutupan berlaku selama rangkaian kegiatan, sementara akses kendaraan di sekitar lintasan mengikuti pengaturan petugas di lapangan. (red.)






