Pajak Motor di Lombok Utara capai target 8 miliar

kicknews.today – Wajib pajak untuk kendaraan bermotor di Kabupaten Lombok Utara (KLU) terus ditekan kesadarannya. Hingga memasuki pertengahan tahun, capaian realisasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) mencapai kurang lebih Rp 8 miliar atau 47 persen. Demikian yang diungkapkan Kepala Samsat Tanjung Lombok Utara, Husni, Selasa (15/6).

Menurutnya, pihaknya memiliki target sekitar Rp 17 miliar maka dari itu berbagai langkah untuk mencapai target tersebut dilakukan. Salah satunya dengan ketuk pintu ke masyarakat, melaksanakan Operasi Gabungan (Opgab), hingga memaksimalkan mobil Samsat Keliling. Husni juga mengklaim jika capaian 47 persen saat ini sudah cukup bagus.

“Kita ini sudah mencapai 47 persen. Jika dibandingkan dengan kabupaten lain, KLU lumayan. Karena dipertengahan tahun sudah hampir setengah target,” ungkapnya.

Dijelaskan, meski masih saja ada didapati masyarakat yang notabene lalai membayar pajak kendaraan, namun hal itu tetap ditindaklanjuti. Seperti Opgab yang sebelumnya dilaksanakan, tercatat ada pemilik kendaraan yang belum membayar pajak hingga 4 tahun bahkan 10 tahun. Padahal, PKB ini merupakan salah satu faktor penting pendapatan daerah yang kemudian akan digunakan untuk pembangunan. Terlebih dalam prosesnya, pihak Pemkab Lombok Utara telah bekerjasama dengan memberikan operasional mobil samsat keliling.

“Kita kerjasama dengan Pemda sudah lama. Bahkan diberikan tenaga pendamping, selain itu, tahun ini akan diberi mobil untuk menunjang Samsat keliling,” jelasnya.

Pihaknya optimis target Rp 17 miliar akan tercapai hingga akhir tahun nanti. Menyangkut mobil Samsat, saat ini di instansi yang ia pimpin memiliki 4 kendaraan untuk menanggung pelayanan di lima kecamatan. Dengan adanya satu tambahan mobil lagi artinya ke depan masing-masing kecamatan akan dilayani oleh satu mobil Samsat.

“Termasuk untuk sosialisasi, kita terus sadarkan masyarakat pentingnya membayar pajak. Opgab juga itu sangat membantu sekali,” pungkasnya.

Terpisah, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lombok Utara Ir. Hermanto mengakui jika pihaknya akan memberikan bantuan berupa mobil. Pasalnya, kendaraan tersebut dirasa sangat membantu dan meringankan masyarakat yang akan membayar pajak motor. Apalagi warga yang berada jauh dari lokasi Samsat. diharapkan dengan bantuan tersebut, peningkatan pembayaran bisa lebih baik dan target dapat terpenuhi.

“Jadi nanti di masing-masing kecamatan ditempatkan. Kita bisa ke desa-desa agar lebih baik mempermudah masyarakat,” ucapnya. (iko)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

OPINI