Museum NTB bawa gagasan museum desa ke panggung komite museum dunia

Kepala Museum NTB Ahmad Nuralam (foto kicknews.today/wn)

kicknews.today – Museum Negeri Nusa Tenggara Barat (NTB) membawa gagasan pengembangan museum desa melalui program Kotaku Museumku Kampungku Museumku ke panggung komite museum dunia dalam konferensi internasional ICOM CECA 2026.

 

Kepala Museum NTB Ahmad Nuralam mengatakan pihaknya bersama Museum Bala Datu Ranga mendapat undangan resmi sebagai salah satu pembicara dalam konferensi bertajuk Museums in Divided Times: How to Foster Dialogue, Care and a Sense of Belonging tersebut.

 

“Kami punya program Kotaku Museumku Kampungku Museumku yang outputnya adalah museum desa, ternyata itu menarik perhatian mereka,” ujar dia saat ditemui di Mataram, Kamis, (22/10/2026)

 

Nuralam menuturkan kesempatan tersebut menjadi pengakuan terhadap gagasan yang dikembangkan Museum NTB selama empat tahun terakhir untuk mendekatkan museum dengan masyarakat melalui pembentukan museum desa.

 

Menurut dia, program itu dikembangkan berdasarkan kondisi masyarakat Nusa Tenggara Barat yang memiliki jumlah museum relatif terbatas.

 

Nusa Tenggara Barat saat ini hanya punya lima museum, sehingga pengembangan museum berbasis desa menjadi salah satu pendekatan untuk memperluas pelestarian dan pengenalan kebudayaan lokal.

 

Museum NTB mengembangkan banyak museum desa sebagai upaya strategis memperluas ekosistem permuseuman daerah. Sebanyak sembilan museum desa itu berpusat di Pulau Lombok karena wilayah tersebut belum memiliki museum level kabupaten dan kota.

 

Sedangkan, Pulau Sumbawa sudah memiliki empat museum dengan rincian dua museum terletak di Kabupaten Sumbawa dan dua museum lagi berada di Kota Bima.

 

“Di Indonesia, ide museum desa menarik perhatian mungkin karena orisinalitasnya dan sesuai dengan kondisi masyarakat,” kata Nuralam.

 

Pada 7 Januari 2025, Menteri Kebudayaan Fadli Zon meluncurkan program Kotaku Museumku Kampungku Museumku. Sehari sebelum itu, ia menghadiri peresmian Museum Desa Genggelang di Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara.

 

Nuralam berharap keikutsertaan dalam ajang ICOM CECA dapat memperluas pengenalan Museum NTB ke tingkat internasional sekaligus membuka peluang pertukaran gagasan dan kerja sama dengan pengelola museum dari berbagai negara.

 

ICOM-CECA adalah salah satu komite internasional di bawah naungan International Council of Museums (ICOM) yang berfokus pada bidang edukasi museum, aksi kebudayaan, partisipasi publik, dan transformasi sosial melalui museum.

 

Pada 9-14 November 2026, Indonesia menjadi tuan rumah konferensi permuseuman dunia tersebut. Pusat kegiatan ICOM CECA berlangsung di Gedung Teater Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat.

 

Dalam konferensi tersebut, museum NTB akan mempresentasikan ide tentang museum desa bersama direktur Museum Bala Datu Ranga, Yuli Andari Merdikaningtyas yang berada di Kabupaten Sumbawa. (wii/*)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Bq Wina

–

Artikel Terkait

Ultah Lombok Tengah

OPINI