in

Ada 2 syarat agar MotoGP 2021 Mandalika jadi digelar

Pembalap memberi penghormatan untuk CEO Dorna Sports Carmelo Ezpeleta di MotoGP Portugal 2020. Foto: Dorna Sports

kicknews.today – Kalender MotoGP terbaru tahun 2021, telah dituliskan 20 seri lengkap dengan sirkuit dan tanggal balapannya. Di situ tidak tercantum nama MotoGP Mandalika Indonesia yang digadang akan ikut menjadi saksi perhelatan bergengsi dunia itu.

Soal tiadanya nama MotoGP Mandalika ini berbarengan dengan hilangnya nama sirkuit Algavre Portugal dan sirkuit Igora Drive Rusia yang pada jadwal provisional sebelumnya masih tertulis sebagai reserved circuit (baca : sirkuit cadangan).

“Dari 20 seri provisional tersebut, ada satu seri yang masih To be Decided. Yang artinya bisa dilangsungkan, juga bisa tidak dilangsungkan. Tergantung kesiapan sirkuit dan keputusan Dorna Sports,” ujar Onny Padmo, yang pernah menjadi anggota komisi di FIM melalui channel youtubenya.

Carmelo Ezpeleta sebagai bos Dorna Sports juga menyebutkan pihaknya saat ini sedang menunggu perbaikan lintasan (overlay) sirkuit Brno, Rep.Ceko untuk jadwal To Be Decided tersebut dan sepertinya akan segera bisa dirampungkan.

Kalender MotoGP 2021

Dalam sebuah kesempatan juga, Bos Dorna Carmelo Ezpeleta secara tersirat menyebut Indonesia sebagai cadangan terakhir dari tiga sirkuit berstatus cadangan. Dia menyebut Partimao sebagai cadangan pertama dan Igora Drive sebagai cadangan kedua.

“Hari ini kami memiliki 20 balapan di kalender dan itu sesuatu yang mungkin (untuk melangsungkan seluruh balapan tersebut). Tapi jika salah satu dari sirkuit itu tidak bisa, kami menyiapkan Igora Drive sebagai cadangan kedua setelah Portimao,” kata Ezpeleta dikutip dari Crash.

Soal status Indonesia, Dorna juga menegaskan balapan bisa digelar di Sirkuit Mandalika dengan dua syarat. Yang pertama tentu saja pembangunan sirkuit selesai dibangun, yang kedua jika ada balapan lain yang dibatalkan. Pernyataan itu disampaikan. Dorna menjawab surat yang dikirim redaksiĀ detikSport sebagaimana dikutip kicknews.today.

The real situation is that Indonesia will only be able to enter the calendar in 2021 if they finish building the circuit and if there is an available date in case another GP is cancelled.

So it’s a double “if” situation.

If you have other questions or doubts, do not hesitate to contact us. (red.)

Editor: Redaksi

Adukan konten

Comments

Leave a Reply

Avatar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0