Membangun NTB dengan Visi Lalu Iqbal: Bangkit Bersama Menuju Kesejahteraan

Lalu Iqbal
Eks Dubes Indonesia untuk Turki Lalu Muhamad Iqbal dengan backround pemandangan di Sembalun

Oleh: Jaya

Sejarah mencatat bagaimana Gajah Mada, panglima tertinggi Kerajaan Majapahit, mampu menyatukan Nusantara. Di Lombok, kita mengenang Guru Bangkol dari Praya dan di Sumbawa, Sultan Muhammad Jalaluddin Syah atau Amas Madina, sebagai pemersatu yang luar biasa. Kisah mereka bukan sekadar cerita lampau, tetapi sumber inspirasi yang membawa kita ke masa kini, memberi pandangan dan motivasi untuk menata masa depan yang lebih baik.

Menyongsong Pemilu Serentak 2024

Pemilu serentak 2024 sudah di depan mata. Kita telah memilih presiden baru, Prabowo – Gibran, yang disahkan oleh Mahkamah Konstitusi beberapa waktu lalu. Selanjutnya, kita akan fokus pada pemilihan kepala daerah, termasuk di Nusa Tenggara Barat (NTB), yang masih berada di peringkat ke-8 provinsi termiskin di Indonesia dengan tingkat kemiskinan 14,23%.

Memilih pemimpin bukan hanya soal dukungan, tetapi juga bagaimana program dan kebijakan mereka mampu mengangkat kita dari kemiskinan. Salah satu calon gubernur NTB yang mencuri perhatian adalah Lalu Muhammad Iqbal. Lalu Iqbal, begitu ia akrab disapa, adalah sosok muda, cerdas, dan berprestasi di kancah nasional maupun internasional. Setelah puluhan tahun tinggal di luar negeri dan pernah menjadi duta besar untuk Turki, ia ingin mewakafkan dirinya untuk tanah kelahirannya.

Visi dan Misi Lalu Iqbal

Dalam beberapa diskusi, Lalu Iqbal menegaskan komitmennya untuk mempertahankan beasiswa NTB dan mengembalikan kejayaan halal tourism yang dicetuskan oleh Tuan Guru Bajang (TGB). Dengan pengalaman mendunia, Lalu Iqbal memiliki strategi untuk mengeksekusi program-program luar biasa tersebut tanpa membebani APBD.

Lalu Iqbal adalah role model kepemimpinan yang mempersatukan. Ia tidak ingin merombak apa yang telah ada, tetapi ingin melanjutkannya dengan konsep yang lebih matang. Pengalaman nasionalnya memberinya perspektif yang kompromis terhadap kondisi daerah saat ini.

Sebagai mantan Direktur Perlindungan WNI, Lalu Iqbal telah banyak berkontribusi dalam menyelamatkan nyawa, termasuk warga NTB. Salah satu kisah yang viral adalah keberhasilannya memulangkan PMI asal Dompu yang disiksa majikannya. Dengan rekam jejak seperti ini, masihkah kita ragu dengan komitmen dan pengorbanannya untuk NTB?

Bangkit Bersama: Harapan Baru untuk NTB

“Bangkit Bersama” bukan sekadar jargon, tetapi harapan baru untuk NTB. Lalu Iqbal sering mengutip QS An-Nisa 57 sebagai landasan visinya: “Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amalan-amalan yang shaleh, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai.” Ia bercita-cita menjadikan Sembalun di Lombok Utara sebagai destinasi wisata halal.

Setelah menimba ilmu di Lombok, merantau ke Yogyakarta, dan berkarier internasional hingga menjadi duta besar, Lalu Iqbal kini siap kembali ke NTB. Ia bukan hanya layak memimpin daerah, tetapi juga memiliki kapasitas untuk posisi strategis seperti menteri. Namun, panggilan untuk kembali melayani NTB lebih kuat dari segalanya.

Kesimpulan

Lalu Iqbal adalah sosok yang berjiwa muda, seorang santri, dan pemimpin berpengalaman. Dengan bangga, kita mendorongnya untuk menjadi pemimpin di NTB, memperbaiki dan membangkitkan daerah dari keterpurukan. Bersama Lalu Iqbal, kita bisa bangkit bersama menuju NTB yang lebih baik, sejahtera, dan bermartabat.

Mari kita dorong bersama sosok visioner ini, karena bangkit bersama adalah role model kepemimpinan yang kita butuhkan untuk menjawab tantangan zaman dan kemiskinan yang melanda NTB saat ini.

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Jaya

Penulis ialah Tim Relawan GassIqbal

Artikel Terkait

OPINI