Luar Biasa! 9 siswi Ponpes Al Husaini Bima borong medali Kejuaraan Karate di Loteng

Siswi MTs Ponpes Al Husaini Kota Bima raih medali kejuaraan karate Bupati Cup di Lombok Tengah.
kicknews.today – Keterbatasan waktu latihan bukan penghalang untuk berprestasi. Sebanyak sembilan siswi Pondok Pesantren (Ponpes) Al Husaini Kota Bima berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam Kejuaraan Karate Bupati Cup Lombok Tengah yang digelar pada 6–8 Oktober 2026.
Sembilan atlet putri yang dikirim seluruhnya berhasil meraih juara pada kelas festival. Mereka terdiri dari lima siswi Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan empat siswi Madrasah Aliyah (MA).
Tak hanya itu, dua atlet juga berhasil meraih prestasi pada kelas open, yang mempertemukan peserta dalam persaingan lebih kompetitif.
Pada kelas festival, tiga siswi berhasil meraih juara pertama, yakni Nur Annisah, Raisyah Arbianti, dan Aisha Shafia.
Sementara enam siswi lainnya meraih juara kedua, yaitu Almira Safaira Rizqin, Anes Ananda, Naili Indrayanti, Hawaul Humairah MD, Dinda Putri Izzati Sabila, dan Dipta Nur Islamiah.
Prestasi juga ditorehkan pada kelas open. Almira Safaira Rizqin meraih juara kedua kategori +50 kilogram putri under 21, sedangkan Anes Ananda meraih juara ketiga kategori -50 kilogram putri junior.
Capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar Ponpes Al Husaini Kota Bima, terlebih kejuaraan itu diikuti banyak peserta dari berbagai daerah.
Pelatih Karate Ponpes Al Husaini Kota Bima, Ibrahim dan Indra Jaya, mengaku bangga atas pencapaian anak didiknya. Menurut mereka, prestasi tersebut merupakan hasil kerja keras para siswi serta dukungan penuh dari orang tua.
Apalagi, persaingan dalam kejuaraan tersebut terbilang ketat. Berdasarkan informasi yang diterima, peserta dari wilayah NTB saja mencapai sekitar 1.700 orang, belum termasuk atlet dari provinsi lain, seperti Bali dan Jawa Timur.
“Alhamdulillah, kami bangga dengan pencapaian anak-anak. Ini berkat kegigihan mereka berlatih dan dukungan orang tua,” ungkap pelatih.
Menurutnya, keberhasilan para siswi tidak diraih secara instan. Mereka menjalani persiapan melalui latihan fisik dan teknik sebelum mengikuti pertandingan, meskipun waktu latihan yang tersedia masih terbatas.
Kegiatan karate di Ponpes Al Husaini sendiri telah terbentuk sejak 2012. Namun, para atlet saat ini rata-rata hanya berlatih sekali dalam sepekan karena harus menyesuaikan jadwal dengan kegiatan lainnya.
Meski demikian, setiap kali akan mengikuti kejuaraan, persiapan tetap dilakukan agar para atlet memiliki kesiapan fisik, teknik, dan mental saat menghadapi lawan.
Hal yang membuat para pelatih semakin bangga adalah semangat para siswi yang tidak surut meski sebagian masih memiliki tingkat sabuk putih.
Dengan pengalaman dan kemampuan yang terus diasah, mereka berani turun ke arena pertandingan dan menghadapi peserta dari berbagai daerah.
Bahkan, keberhasilan Almira Safaira Rizqin dan Anes Ananda meraih podium di kelas open menjadi bukti bahwa atlet Ponpes Al Husaini mulai mampu bersaing di kategori yang lebih kompetitif.
Bagi Ibrahim dan Indra Jaya, prestasi tersebut bukan semata-mata soal medali atau piagam penghargaan. Lebih dari itu, karate menjadi sarana membangun kedisiplinan, keberanian, kegigihan, dan mental bertanding bagi para santri.
Mereka juga mengakui bahwa dukungan orang tua memiliki peran besar dalam keberlangsungan kegiatan karate di pondok pesantren tersebut. Sebab, pendanaan untuk mengikuti kejuaraan selama ini masih mengandalkan dukungan orang tua para atlet.
Karena itu, pencapaian sembilan siswi tersebut menjadi modal berharga untuk terus mengembangkan pembinaan karate di lingkungan Ponpes Al Husaini.
Perjalanan mereka masih panjang. Namun, dengan semangat berlatih, dukungan orang tua, serta pembinaan yang berkelanjutan, para karateka putri ini diharapkan mampu meraih prestasi lebih tinggi pada kejuaraan berikutnya.
Prestasi di Bupati Cup Lombok Tengah menjadi bukti bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti berjuang. Dari latihan yang hanya berlangsung sekali sepekan, sembilan siswi Ponpes Al Husaini Kota Bima telah menunjukkan bahwa tekad dan keberanian dapat membuka jalan menuju prestasi. (jr)
Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

–

Artikel Terkait

HUT KLU11

OPINI