Kisah Raga asal Lotim, beli tanah dan bantu keluarga dari hasil ngamen di Eropa

Raga Hariawan atau yang memiliki nama panggung Raga Fullmoon.
Raga Hariawan atau yang memiliki nama panggung Raga Fullmoon saat ngamen di Eropa.

kicknews.today – Warga Lombok Timur yang bertalenta tidak hanya berakhir menjadi artis tanah air dalam dunia tarik suara. Namun ada juga yang menjadikan suara emasnya untuk menunjang perekonomian dirinya di luar negeri. Seperti Raga Hariawan atau yang memiliki nama panggung Raga Fullmoon. Ia adalah warga asli Kesik, Kecamatan Masbagik Lombok Timur.

Bertahun-tahun Raga menetap di Finlandia, Eropa, bermukim di sana sebagai pekerja khususnya di musim panas. Ia tinggal bersama istrinya yang merupakan warga Finlandia. Ketika musim panas, ia kerap travelling sambil bermain musik atau ngamen di jalanan.

Berbekal bakat suara yang cukup bagus dengan ditemani gitar kesayangannya, Raga menjelajahi titik-titik ramai di negara-negara Eropa melantunkan lagu-lagu yang ia bisa.

“Sudah bertahun-tahun dia menekuni aktivitasnya itu, dalam waktu dekat dia akan tour ngamen ke Jerman, dan beberapa kota seperti Berlin, Halle, Leipzig, Hamburg, Pessen, dan Kassel” kata ibunda Raga, Husni Hari saat dikonfirmasi pada Senin (1/4/24).

Penuturan seorang ibu yang memiliki tiga orang anak itu, keberadaan anaknya di Eropa melalui media musik tidak hanya mengenalkan Indonesia , tapi juga menyiarkan keindahan Lombok. Termasuk membawakan lagu-lagu tradisional Lombok.

“Awalnya dia merantau ke Bali dan ngamen di sana. Ketemu sama banyak bule, lalu jadi gaet. Seiring waktu jadilah dia penyanyi di cafe-cafe dan bar hingga membawanya ke Eropa. Ketemu istri di sana, lalu menetap,” tambah Husni. 

Dari hasil jerih payahnya mengamen, Raga bisa membeli tanah di tempat tinggalnya saat ini bersama sang istri. Ia juga ikut membantu keluarganya di Lombok serta adik-adiknya.

“Dia sudah beli tanah di Finlandia dari hasil ngamen. Dia juga sering membantu orang tua dan adiknya,” tutur Husni.

Sebagai orang tua, ia berharap anaknya sukses hidup dalam kecukupan dan bisa memberikan dampak bagi keluarga. (cit)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

OPINI