Diterjang banjir, 3 Jembatan di Madapangga Bima rusak parah

kicknews.today – Diterjang banjir, tiga jembatan penghubung desa di wilayah Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima rusak parah. Akibatnya akses jalan di wilayah setempat terganggu dan lumpuh total.

Camat Madapangga, M Saleh, S.Sos.,MAP membenarkan rusaknya tiga jembatan penghubung desa. Tiga jembatan tersebut yakni di Desa Campa, Woro dan perbatasan Desa Rade dan Bolo.

Untuk jembatan yang ada di perbatasan Rade dan Bolo kondisinya ambruk. Mengakibatkan akses jalan terputus. Begitu pula jembatan di Desa Campa. Sedangkan di Desa Woro sebagian yang ambruk. Sehingga akses jalan di desa setempat hanya sebagian yang bisa dilewati kendaraan.

“Dari tiga jembatan yang rusak tersebut. Mengakibatkan akses jalan lumpuh total dan sebagian terganggu,” ujarnya, Sabtu(3/4).

Selain rusaknya infrastruktur jembatan dan jalan tersebut banjir di wilayah setempat menerjang pemukiman dan lahan pertanian warga setempat. Baik itu di Desa Campa, Woro, Tonda, Dena, Ncandi, Rade dan Bolo.

“Banjir tersebut kiriman dari Sungai di Desa Campa dan Woro,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri, SE merasa prihatin dan simpatik atas musibah banjir yang menimpa warga di wilayah setempat.

Selain itu, dia mengajak kepada seluruh warga Bima baik yang di wilayah ini maupun di daerah lain untuk bersama-sama membantu dengan musibah menimpa warga Bima saat ini.

“Jangan dilihat besar kecilnya bantuan tersebut. Tapi yang harus kita tunjukan kepedulian dan keikhlasan kita,” ajaknya saat meninjau di Kecamatan Madapangga.

Dia berterima kasih Kepada Gubernur NTB dan Kalak BPBD Provinsi NTB maupun dinas lainnya yang ada di Kabupaten Bima yang sudah turun langsung meninjau dan menyerahkan bantuan bagi empat kecamatan korban banjir. Baik itu yang ada di Kecamatan Monta, Woha, Bolo dan Madapangga.

Diakuinya, dalam banjir kali ini memang di Kecamatan Madapangga terbesar mengalami kerusakan infrastruktur jembatan. Yakni tiga jembatan rusak parah dan ambruk.

“Selain kita akan serahkan bantuan tanggap darurat di Kecamatan Madapangga ini. Kita juga akan melaporkan kerusakan jembatan ini ke pusat. Agar secepatnya bisa dibuatkan jembatan darurat atau alternatif,” tuturnya.

Dia berharap kepada warga agar tetap survive dan sabar dengan musibah yang menimpa saat ini.

“Kita tidak boleh saling menyalah satu sama lain dalam musibah ini. Melainkan berbuat bagaimana musibah ini bisa kita atasi bersama-sama,” pungkasnya.( rif)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

OPINI