Dapat arahan dari Menteri, BPN Kabupaten Bima perkuat inovasi dan benahi layanan 

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bima, Lalu Makhyaril Huda, S.ST., M.H., QRMP, bersama para Pejabat Pengawas menggelar rapat internalisasi arahan kepada seluruh jajaran, Senin (13/04/2026).

kicknews.today – Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bima, Lalu Makhyaril Huda, S.ST., M.H., QRMP, bersama para Pejabat Pengawas menggelar rapat internalisasi arahan kepada seluruh jajaran, Senin (13/04/2026). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas arahan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, saat kunjungan kerja di Mataram pada Jumat pekan lalu.

Rapat yang berlangsung di Aula Kantor Pertanahan Kabupaten Bima tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dalam arahannya, Lalu Makhyaril Huda menyampaikan lima poin utama yang harus menjadi perhatian seluruh pegawai.

Pertama, terkait kebijakan umum terkini di bidang pertanahan dan tata ruang, termasuk pentingnya sinergi antar stakeholder serta percepatan sertipikasi tanah wakaf. Kedua, perubahan paradigma dalam pelayanan pertanahan yang kini dituntut lebih cepat, transparan, dan berbasis kebutuhan masyarakat.

Ketiga, penataan pegawai sebagai penggerak organisasi yang profesional dan berintegritas. Keempat, percepatan penyelesaian pekerjaan yang masih tertunda. Dan kelima, dorongan peningkatan kualitas layanan melalui pembenahan sistem serta inovasi berkelanjutan.

Ia menegaskan bahwa generasi milenial dan generasi Z memiliki peran strategis dalam mendukung transformasi layanan berbasis teknologi.

“Banyak pesan yang disampaikan Pak Menteri kepada kita semua. Bagi kita yang tergolong Generasi Milenial bahkan Generasi Z, harusnya bisa ikut meningkatkan kualitas layanan dengan berbagai kemudahan IT yang tersedia. Ayo kita permudah masyarakat. Yang senior juga harus mengikuti, belajar, dan beradaptasi. Paradigma pelayanan kita sudah berubah,” ujarnya.

Selain itu, ia mengingatkan bahwa tantangan ke depan dalam pelayanan pertanahan akan semakin kompleks. Oleh karena itu, seluruh jajaran diminta untuk terus meningkatkan kapasitas dan beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Menutup arahannya, Lalu Makhyaril Huda mengajak seluruh pegawai untuk tetap menjaga semangat kerja dan menjadikan tugas sebagai bentuk pengabdian.

“Pekerjaan yang kita lakukan harus bernilai ibadah,” tutupnya

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

OPINI