Bawaslu KLU bentuk Saka Adhyasta Pemilu, pramuka disiapkan jadi kader pengawasan

Bawaslu KLU bersama Anggota Kwarcab Gerakan Pramuka Lombok Utara saat membentuk Saka Adhyasta Pemilu di Aula Kantor Bawaslu KLU. (Foto. kicknews.today/Anggi)

kicknews.today – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lombok Utara (KLU) membentuk Satuan Karya (Saka) Adhyasta Pemilu sebagai upaya memperkuat pengawasan partisipatif dengan melibatkan anggota Gerakan Pramuka. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya pemilu yang berkualitas sekaligus memperluas jejaring pengawasan di tengah masyarakat.

 

Ketua Bawaslu KLU, Deni Hartawan mengatakan, pembentukan Saka Adhyasta Pemilu merupakan tindak lanjut dari arahan Bawaslu Republik Indonesia agar seluruh Bawaslu kabupaten/kota membentuk wadah kerja sama dengan Gerakan Pramuka.

 

Menurutnya, Pramuka memiliki jaringan keanggotaan yang luas, mulai dari lingkungan sekolah hingga tingkat ranting. Potensi tersebut dinilai strategis untuk mendukung upaya pencegahan pelanggaran pemilu melalui edukasi dan pengawasan partisipatif.

 

“Tujuannya memperkuat jejaring kerja sama dengan Pramuka. Ke depan, melalui wadah ini, Bawaslu dapat menjalankan fungsi-fungsi pencegahan sekaligus membangun kader pengawas dan relawan pemilu,” ujarnya, Senin (19/10/2026).

 

Deni menjelaskan, pada tahap awal kerja sama masih terbatas pada penandatanganan nota kesepahaman (MoU), menghadiri kegiatan bersama, serta mengikuti proses pembentukan kepengurusan Saka Adhyasta Pemilu.

 

Dari sisi dukungan anggaran, Bawaslu KLU belum dapat mengalokasikan pembiayaan khusus karena tahapan pemilu belum berlangsung. Namun, peluang kolaborasi kegiatan tetap terbuka, terutama ketika memasuki tahapan pemilu mendatang.

 

Dia menegaskan, pembentukan Saka Adhyasta Pemilu tidak hanya ditujukan untuk memenuhi arahan kelembagaan, tetapi juga diharapkan menjadi program berkelanjutan yang melibatkan kelompok masyarakat, khususnya generasi muda.

 

Bawaslu KLU, lanjut Deni, siap terlibat langsung dalam kegiatan sosialisasi bersama Pramuka serta mendukung pembentukan karakter anggota sebagai kader pengawasan pemilu.

 

“Kami berharap bukan sekadar pembentukan saja. Kegiatan sosialisasi dan kerja sama untuk membangun karakter kader pengawasan harus terus berjalan. Kami akan mendukung dan terlibat langsung jika dibutuhkan,” katanya.

 

Sementara, Sekretaris Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Lombok Utara, Heru Gunawan menyambut positif pembentukan Saka Adhyasta Pemilu. Ia menilai kolaborasi tersebut menjadi ruang edukasi bagi anggota Pramuka untuk memahami pentingnya penyelenggaraan pemilu yang baik.

 

Heru berharap keterlibatan Pramuka dapat meningkatkan kesadaran generasi muda dan masyarakat sehingga pelaksanaan pemilu mendatang semakin berkualitas.

 

“Kami dari Pramuka sangat mengapresiasi pembentukan Saka Adhyasta Pemilu ini. Mudah-mudahan kesadaran anggota Pramuka dan masyarakat tentang pentingnya penyelenggaraan pemilu yang baik semakin meningkat,” ujarnya.

 

Sebagai bentuk dukungan, Kwarcab Lombok Utara menyatakan kesiapan untuk membantu proses pembentukan Saka Adhyasta Pemilu, termasuk mengupayakan perekrutan anggota dari seluruh kecamatan di Lombok Utara.

 

Heru mengatakan, perekrutan akan dilakukan dengan mempertimbangkan minat anggota Pramuka. Meski demikian, ia optimistis wadah tersebut dapat menarik perhatian banyak anggota karena memberikan kesempatan untuk berkontribusi dalam pendidikan demokrasi.

 

Dia juga berharap sinergi antara Bawaslu dan Gerakan Pramuka tidak berhenti pada tahap pembentukan, tetapi terus ditingkatkan melalui berbagai kegiatan yang memberikan dampak positif bagi pemuda.

 

“Dengan terbentuknya Saka Adhyasta Pemilu ini, kami bersama Bawaslu KLU dapat memperluas pendidikan kepemiluan di kalangan generasi muda serta menumbuhkan kesadaran bersama untuk mengawal proses demokrasi secara partisipatif dan bertanggung jawab,” tutupnya. (gii/*)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Anggi

–

Artikel Terkait

Ultah Lombok Tengah

OPINI