Ali BD angkat bicara soal pengerusakan mangrove di Lombok Timur

Ali BD
Ali BD

kicknews.today – Sempat viral dikalangan masyarakat, pengerusakan mangrove dengan alasan tambatan sampan nelayan di Jor Kecamatan Jerowaru Lombok Timur mendapat reaksi dari Ali BD. Mantan Bupati Lombok Timur menyesalkan tindakan pengerusakan pohon dilindungi itu.

“Kalau alasan tambatan perahu kenapa harus mangrove dirusak,” sesal Ali BD, Kamis (7/12/2023).

Ali BD menyebutkan jauh sebelum menjabat Bupati Lombok Timur, dirinya telah banyak menanam mangrove dari Teluk Jor, Poton Bako hingga Telong-elong. Terutama saat dirinya menjabat direktur di Yayasan Swadaya, ia mengambil bibit mangrove itu di Pulau Panjang, Sumbawa. 

“Pada saat itu saya dapat penghargaan dari Gong perdamaian dunia karena menyelamatkan daerah-daerah yang terdapat mangrovenya dan pernah rusak akibat sampah yang dibuang sembarangan,” katanya.

Menurut Ali BD, apapun alasannya pengerusakan mangrove tetap tidak dibenarkan. Masih ada cara lain agar para mangrove tersebut tetap terjaga kelestariannya.

“Beberapa di sebelah timur itu ada mangrove namun terhalang tambak lobster di Telong-elong juga saya kecewa karena dapat sedikit merusak ekosistem mangrove, apalagi kalau mangrove di Jor itu dirusak,” katanya.

Jika ditata rapi lanjut Ali BD tidak menjadi persoalan. Namun masalahnya mangrove dirusak karena alasan tempat tambatan sampan nelayan. 

“Saya tidak tahu perkembangannya sekarang, namun dulu saya jaga betul agar mangrove-mangrove tersebut dapat bermanfaat sebagai sektor pariwisata ke depan,” harapnya. 

Ali BD mengajak masyarakat agar tetap menjaga dan merawat mangrove. Sebab keberadaan mangrove-mangrove saat ini banyak dijadikan objek wisata, terutama di Kecamatan Jerowaru.

“Ini yang perlu kita sosialisasikan di masyarakat,” harapnya. (cit)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

OPINI