Asyik main PS, 23 pelajar di Lombok Timur diamankan Satpol PP

Para pelajar yang kedapatan bolos oleh Satpol PP Lombok Timur. Foto. Ist

kicknews.today – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lombok Timur mengamankan 23 pelajar yang kedapatan berada di tempat permainan PlayStation (PS) saat jam pelajaran berlangsung. Penertiban tersebut dilakukan di salah satu tempat PS di kawasan Minimo.

 

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Satpol PP Lombok Timur, Baiq Lian Krisna Yutanti, mengatakan laporan mengenai pelajar yang bolos sekolah telah diterima sejak pekan sebelumnya. Aduan tersebut menjadi dasar bagi Satpol PP untuk melakukan penertiban di sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat berkumpulnya pelajar saat jam belajar.

 

“Jadi, ini memang sesuai dengan tupoksi kami dan merupakan tindak lanjut dari aduan masyarakat. Kami mengapresiasi dan berterima kasih kepada masyarakat yang tetap aktif bersama-sama menjaga lingkungan,” kata Baiq Lian, Senin (12/10/2026).

 

Ia menjelaskan, 23 pelajar yang diamankan tidak hanya berasal dari sekolah di wilayah Selong, tetapi juga dari Sukamulia hingga Pringgasela. Penertiban kali ini dilakukan di satu lokasi, yakni tempat PS di kawasan Minimo. Sebelumnya, Satpol PP juga menemukan pelajar yang bolos di warung di kawasan Pancor Sanggeng.

 

Menurutnya, pengawasan akan terus dilakukan di berbagai lokasi yang berpotensi menjadi tempat pelajar menghabiskan waktu selama jam sekolah. Personel Satpol PP yang bertugas dalam peleton rutin melaksanakan patroli sejak pagi hingga malam hari.

 

Setelah diamankan, para pelajar tersebut akan diserahkan kepada pihak sekolah untuk mendapatkan pembinaan lebih lanjut. Satpol PP juga meminta mereka menandatangani surat pernyataan sebagai bentuk komitmen agar tidak mengulangi perbuatannya.

 

“Kami ingin anak-anak ini bukan hanya menjadi tanggung jawab kami, tetapi juga membutuhkan peran semua pihak, baik sekolah, orang tua terutama, maupun masyarakat secara umum,” ujarnya.

 

Baiq Lian menambahkan, sejauh ini pihaknya belum menemukan pelajar yang kembali melakukan pelanggaran setelah sebelumnya diamankan. Meski demikian, ia mengakui potensi bolos sekolah masih cukup luas karena laporan serupa juga datang dari sejumlah kecamatan, termasuk kawasan Pusuk Sembalun.

 

Karena itu, Satpol PP meminta personel di tingkat kecamatan untuk meningkatkan patroli dan pengawasan secara rutin. (cit)

 

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Citra Maulida

–

Artikel Terkait

HUT KLU11

OPINI