kicknews.today – Seorang perempuan berinisial M (57) ditemukan meninggal dalam kondisi terbakar di areal perkebunan Dusun Lendang Paok, Desa Selebung, Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah, Selasa (6/10/2026) malam. Polisi menemukan sebilah golok dan satu botol minuman berenergi di lokasi, tetapi belum memastikan keterkaitannya dengan kematian korban.
Kasat Reskrim Polresta Lombok Tengah, AKP Punguan Hutahaean, mengatakan petugas bersama tim identifikasi telah memeriksa lokasi kejadian.

“Kami telah melakukan olah tempat kejadian perkara bersama Tim Identifikasi Polresta Lombok Tengah untuk mengetahui secara pasti penyebab kematian korban,” kata Punguan dalam keterangan tertulis, Rabu (7/10/2026).
Berdasarkan keterangan saksi yang dihimpun polisi, korban sempat bertemu anak dan cucunya sekitar pukul 10.00 WITA. Saat itu, ia menyampaikan rencana pergi ke kebun untuk membakar sampah.
Sekitar pukul 14.00 WITA, cucu korban melihat api cukup besar di kebun tersebut. Namun, ia tidak mengetahui keberadaan neneknya di lokasi.
Keluarga kemudian mencari korban hingga ditemukan sekitar pukul 18.30 WITA. Warga berupaya memadamkan bara api yang masih terlihat di sekitarnya menggunakan air.
Baca juga: Sebulan, 15 kebakaran terjadi di Lombok Utara, Bayan dan Kayangan jadi titik rawan
Kepala Desa Selebung, Agus Kusumahadi, membenarkan penemuan korban di bawah rumpun bambu di belakang rumahnya. Ia mendapat informasi dari keluarga bahwa korban sebelumnya membakar sampah.
“Menurut informasi yang diceritakan oleh anaknya, korban ini pada siang hari itu dia bakar sampah di belakang rumahnya,” ujar Agus, Rabu (7/10/2026).
Menurut Agus, area belakang rumah korban cukup luas serta dipenuhi pepohonan dan dedaunan kering. Ia menduga api menyebar ketika korban membakar sampah, tetapi dugaan tersebut belum menjadi kesimpulan penyelidikan polisi.
Agus juga mengatakan jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram untuk pemeriksaan lebih lanjut. Ia berharap pemeriksaan tersebut dapat memberikan kepastian mengenai penyebab kematian korban.
Baca juga: NTB dikepung kekeringan, 135 hari tanpa hujan terjadi di Bima
Dalam keterangan polisi pada 7 Oktober, penyebab serta waktu pasti kematian korban masih diselidiki. Temuan golok dan botol di lokasi juga belum disimpulkan sebagai petunjuk adanya tindak kekerasan. (red.)






