kicknews.today — Tim SAR gabungan masih berjibaku mencari Cheon Yuri (31), Warga Negara Asing (WNA) asal Korea Selatan yang dilaporkan hilang saat snorkeling di perairan Gili Trawangan, Kabupaten Lombok Utara, NTB.
Memasuki hari kedua pencarian, Rabu (7/10/2026), operasi SAR diperluas dengan menambah armada dan memperkuat penyisiran di permukaan hingga bawah permukaan laut.

Kantor SAR Mataram mengerahkan tambahan alat utama berupa Rigid Buoyancy Boat (RBB) dari Pelabuhan Lembar, Lombok Barat. Armada tersebut digunakan untuk memperluas sektor pencarian di sekitar lokasi terakhir korban diketahui berada.
Koordinator Unit Siaga SAR Bangsal, I Gusti Komang Aryadana, mengatakan pencarian hari kedua dilakukan dengan strategi berbeda, termasuk penyelaman di sekitar titik terakhir korban terlihat atau Last Known Position (LKP).
“Pada pencarian hari kedua ini, kami mengerahkan tambahan alut berupa RBB dari Pelabuhan Lembar guna memperluas sektor penyisiran,” ujar Aryadana.
Menurutnya, selain penyisiran di permukaan menggunakan RBB, perahu karet dan perahu nelayan, tim juga memaksimalkan pencarian di bawah permukaan air melalui penyelaman.
Hingga Rabu siang, personel Kantor SAR Mataram, Unit Siaga SAR Bangsal dan ABK KN 220 Mataram telah melakukan penyelaman sebanyak dua kali di sekitar titik terakhir korban terlihat.
Pencarian juga melibatkan unsur TNI AL, Polairud Polda NTB, Polair Polres Lombok Utara, Polsek Pemenang, Babinsa Gili Indah, potensi SAR, masyarakat hingga nelayan setempat.
Namun, hingga Rabu siang, hasil pencarian masih nihil. Keberadaan Cheon Yuri belum diketahui.
Tim SAR gabungan masih melanjutkan penyisiran di sejumlah sektor dan terus berupaya menemukan korban. Operasi pencarian dilakukan secara intensif dengan memaksimalkan seluruh unsur dan sarana yang tersedia.
Hingga berita ini diturunkan, pencarian terhadap WNA Korea Selatan tersebut masih berlangsung. (jr)






