kicknews.today – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kecamatan Lambu Tahun 2026 resmi dibuka oleh Bupati Bima Ady Mahyudi, Kamis (24/9/2026).
Pembukaan MTQ tersebut diawali dengan berbagai penampilan seni, mulai dari tarian kreasi, tarian Islami hingga marawis yang turut memeriahkan rangkaian kegiatan.

MTQ Kecamatan Lambu tahun ini diikuti sebanyak 210 peserta yang akan berkompetisi dalam 13 mata lomba. Para peserta tidak hanya memperebutkan prestasi, tetapi juga berkesempatan menjadi wakil Kecamatan Lambu pada MTQ Tingkat Kabupaten Bima 2026.
Selain Bupati Bima, hadir pula Kadis Pariwisata Kabupaten Bima, M Akbar Musa, Kasi Bimas Kemenag Kabupaten Bima, H Sudirman dan jajaran Muspika, para kepala desa, insan pendidikan serta alim ulama se-Kecamatan Lambu.
Bupati Bima Ady Mahyudi dalam sambutannya mengatakan, MTQ memiliki makna yang jauh lebih luas daripada sekadar perlombaan membaca Al-Qur’an.
Menurutnya, MTQ menjadi momentum untuk membumikan nilai-nilai Al-Qur’an sekaligus memperkuat kehidupan keagamaan dan akhlak generasi muda.
“Penyelenggaraan MTQ ini bukan sekadar ajang kompetisi atau perlombaan seni membaca Al-Qur’an semata. Lebih dari itu, MTQ adalah wahana untuk mengagungkan kalam Ilahi dan memperkuat silaturahmi,” ujar Ady Mahyudi.
Ia menegaskan, nilai-nilai Al-Qur’an harus mampu diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk menjadi pedoman dalam membentuk generasi yang beriman, bertakwa, cerdas dan berakhlakul karimah.
Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat Kecamatan Lambu untuk terus menjaga kondusivitas daerah, memperkuat toleransi dan menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pemersatu di tengah keberagaman masyarakat.
“Al-Qur’an harus menjadi pedoman hidup, penuntun akhlak, dan sumber inspirasi dalam membangun generasi muda yang beriman, bertakwa, cerdas, dan berakhlakul karimah,” katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana MTQ Kecamatan Lambu 2026, Masrun M. Ali, mengatakan kegiatan tersebut diikuti 210 peserta dengan 13 mata lomba.
Masrun yang juga Kepala Desa Sumi itu menjelaskan, MTQ menjadi wadah pembinaan sekaligus proses penjaringan qori, qoriah, hafiz dan hafizah terbaik dari Kecamatan Lambu.
Para peserta terbaik nantinya akan dipersiapkan untuk mewakili Kecamatan Lambu pada MTQ Tingkat Kabupaten Bima Tahun 2026.
“Penyelenggaraan MTQ ini merupakan ikhtiar bersama untuk membumikan Al-Qur’an serta wahana memperkuat kecerdasan kehidupan berbangsa,” kata Masrun.
Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian perlombaan dengan maksimal serta menjadikan MTQ sebagai ruang untuk mengembangkan bakat dan minat di bidang Al-Qur’an.
Selain mengejar prestasi, MTQ Kecamatan Lambu diharapkan mampu menjadi bagian dari upaya memperkuat syiar Islam dan membangun generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. (jr)






