kicknews.today — Wilayah Kabupaten Sumbawa dan sekitarnya diguncang gempa bumi tektonik pada Rabu (29/4/2026) pukul 16.14.16 Wita. Berdasarkan analisis dari BMKG, gempa tersebut memiliki magnitudo terbaru M4,3.
Episenter gempa berada pada koordinat 9,22° LS dan 118,13° BT, tepatnya di laut sekitar 84 kilometer barat daya Dompu, Nusa Tenggara Barat, dengan kedalaman 61 kilometer. Kedalaman ini mengindikasikan bahwa gempa tergolong sebagai gempa menengah.

Kepala Stasiun Geofisika Mataram, Sumawan, ST, MM menjelaskan, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa intraslab, yang dipicu oleh aktivitas deformasi batuan di dalam lempeng Indo-Australia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan adanya pergerakan naik dengan kombinasi mendatar atau dikenal sebagai oblique thrust fault.
“Getaran gempa dilaporkan dirasakan di beberapa wilayah, termasuk Kabupaten Sumbawa, Sumbawa Barat, dan Kabupaten Bima dengan intensitas II MMI. Pada skala ini, getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung tampak bergoyang,” jelasnya.
Meski demikian, hingga saat ini belum terdapat laporan kerusakan akibat gempa tersebut. Hasil pemantauan BMKG hingga pukul 16.40 Wita juga mencatat adanya satu kali gempa susulan (aftershock).
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Informasi resmi terkait gempa bumi hanya disampaikan melalui kanal komunikasi resmi BMKG, seperti media sosial terverifikasi, situs web resmi, serta aplikasi mobile yang telah disediakan. (jr)


