kicknews.today – Tim SAR Gabungan menemukan dua dari tiga pemancing yang terseret arus laut di Pantai Baku, Desa Sumi, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (10/10/2026). Satu korban ditemukan selamat, sementara satu lainnya meninggal dunia. Hingga Sabtu sore, satu korban lainnya masih dalam pencarian.
Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Jumat (9/10/2026) malam sekitar pukul 22.00 WITA. Tiga warga asal Desa Kaowa, Kecamatan Lambitu, terseret arus laut saat hendak pulang setelah memancing di Pantai Baku sejak pagi hari.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, enam orang warga tersebut berencana kembali melalui jalur tebing menuju Desa Nggira, Kecamatan Langgudu. Namun, kondisi air laut yang sedang pasang disertai hantaman ombak besar membuat tiga orang terjatuh dan terseret arus. Sementara tiga orang lainnya berhasil menyelamatkan diri.
Laporan kejadian diterima Pos SAR Bima pada Sabtu (10/10/2026) pukul 06.15 WITA. Tim Rescue Pos SAR Bima kemudian dikerahkan ke lokasi dengan membawa perahu karet, alat pendeteksi bawah air Aqua Eye, serta peralatan pendukung lainnya.
Upaya pencarian yang dilakukan bersama unsur SAR gabungan membuahkan hasil. Korban pertama, Madi Lau (46), ditemukan pada pukul 08.12 WITA dalam keadaan selamat, sekitar satu kilometer dari lokasi kejadian. Korban selanjutnya dievakuasi dan dibawa ke rumahnya.
Selang beberapa jam kemudian, tepatnya pukul 11.35 WITA, tim kembali menemukan korban kedua bernama Nifsu Sa’aban (32). Korban ditemukan mengambang tidak jauh dari lokasi awal kejadian dalam kondisi meninggal dunia.
Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Dumu, Kecamatan Langgudu.
Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, melalui Koordinator Pos SAR Bima, M. Firdaus, mengatakan bahwa tim gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap satu korban yang belum ditemukan, yakni Muhidir (47).
“Kami bersama potensi SAR setempat yang terdiri dari Polair Sape, Tagana Kabupaten Bima, Polsek Langgudu, Babinsa Kangga, Koramil Langgudu, keluarga korban, serta masyarakat setempat masih terus berupaya maksimal menyisir area perairan maupun pesisir Pantai Baku guna menemukan satu korban lainnya,” ujar M. Firdaus.
Hingga berita ini diturunkan, Tim SAR Gabungan masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian, baik di wilayah perairan maupun sepanjang pesisir Pantai Baku.
Operasi pencarian terus dilakukan untuk menemukan Muhidir, korban terakhir yang masih dinyatakan hilang. (jr)






