in

Video: Dikepung Mahasiswa, Ketua DPRD NTB akhirnya menolak UU Omnibus Law

Ketua DPRD NTB, Baiq Isvie Rupaeda saat membacakan tuntutan penolakan UU Omnibus Law

kicknews.today – Bersama Aliansi Rakyat NTB Menggugat, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Nusa Tenggara Barat (DPRD NTB), Hj. Baiq Isvie Rupaeda menyatakan sikap, siap menolak UU Omnibus Law yang disahkan pada Senin (5/10) kemarin di Jakarta.

Koordinator Lapangan Aliansi Rakyat NTB Menggugat, Arnan Dwi Anggara mengatakan tak akan gentar sebelum Ketua DPRD mau menandatangi point-point tuntutan yang dirujukan ke DPRD NTB.

“Kita ingin Ketua DPRD NTB memberikan kepastian sikap terhadap cacatnya UU Omnibus Law ini dengan menandatangi tiga point tuntutan kami. Kalau tidak kami akan paksa masuk ke gedung dewan,” katanya saat berorasi.

Kata Arnan ada tiga point tuntutan yang perlu digarisbawahi Dewan NTB. Pertama kata dia, Dewan NTB harus bersedia mencabut dan menolak UU Omnibus Law. Point kedua kata dia, agar aparat keamanan menyetop tindakan represif terhadap gerakan mahasiswa.

Pun, untuk point ketiga kata Arnan, agar Dewan NTB mendesak Presiden RI Jokowi segera mencabut UU Omnibus Law dalam waktu dekat.

“Kita ingin para dewan di NTB menolak pengesahan UU Omnibus Law. Jangan hanya ada kata ‘iya kita menolak’, tapi pada kenyataannya tidak,” tegas Arnan.

Untuk itu, Ketua DPRD NTB diminta berani mengambil langkah tegas menandatangi tiga point tuntutan massa aksi terkait penolakan UU Omnibus Law.

Pada pukul 15.30 Wita, Ketua DPRD NTB menemui massa aksi. Setelah membaca tiga tuntutan massa aksi di depan kantor DPRD NTB. Isvie akhirnya menandatangani tiga tuntutan massa aksi untuk dilaporkan ke Dewan Pusat dan Presiden.

Berikut Videonya:

“Secara pribadi dan atas nama lembaga, kami dari DPRD Provinsi NTB menolak UU Omnibus Law disahkan,” tegas Isvie membaca tuntutan massa aksi.

Isvie pun berjanji, ketiga point tuntutan massa aksi itu diserahkan ke Dewan Pusat paling lambat Jumat (9/10) besok. “Secara tegas, kita akan serahkan semua tuntutan mahasiswa paling lambat besok pagi,” jelasnya.

Dengan gamblang, Isvie pun mendukung penuh semua tuntutan para massa aksi di depan Kantor DPRD NTB untuk disampaikan ke Presiden RI.

“Kami bersama mahasiswa siap memberikan tuntutan ini kepada Presiden,” pungkas Isvie.(Vik)

Editor: Dani

What do you think?

Member

Written by ahmad viqi

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Anggota Dewan turun gunung dukung Paslon

Bawaslu Lombok Tengah ingatkan netralitas ASN, TNI dan Polri