Anggaran Kemenparekraf 19,9 M untuk Socmed tidak peka situasi pendemic

1 min


22 shares

Kemenparekraf harusnya mampu menempatkan besar anggaran dari setiap program kegiatannya secara proporsional.

Dengan melihat data yang muncul di LPSE Kementerian Pariwisata , Anggaran untuk publikasi social media ( Paket 1 dan Paket 2) total  mencapai 19.9 M rupiah , hal ini belum termasuk anggaran lain seperti misalnya :

1.Publikasi pada mesin pencari Internasional8M

2.Optimalisasi konten situs web promosi6M

3.Pemutahiran Muatan Situs Web Promosi 6M

4.Pengelolaan Infrastruktur situs Web Promosi 4M

yang jika ditotal secara keseluruhan mencapai 44 M , posting anggaran ini sangatlah tidak efektif, cenderung mubazir,  hal ini menunjukkan kurang pekanya Menparekraf Wishnutama di dalam melihat kondisi sesungguhnya dilapangan dari sektor pariwisata saat ini.

Harusnya anggaran Kemanparekraf yang terbatas bisa dititikberatkan pada memberikan bantuan yang lebih banyak kepada para pelaku parekraf yang terkena dampak serta  program pembenahan dan penguatan destinasi.

Bukan tidak boleh untuk promosi , tapi harus diukur efektifitasnya dan seberapa jauh output yang dihasilkan.

Saya berharap Bapak Presiden Jokowi untuk dapat mengevaluasi kebijakan – kebijakan dari Menparekraf yang kurang menunjukan sense of crisis di tengah suasana pendemic , dan saya yakin postur anggaran seperti  ini bukanlah contoh kebijakan yg extraordinary seperti yang diharapkan Presiden.

Taufan Rahmadi
Aktifis Pariwisata Indonesia
Founder Temannya Wisatawan


Like it? Share with your friends!

22 shares

What's Your Reaction?

Marah Marah
0
Marah
Senang Senang
0
Senang
Terhibur Terhibur
0
Terhibur
Terinspirasi Terinspirasi
0
Terinspirasi
Bangga Bangga
0
Bangga
Terkejut Terkejut
1
Terkejut
Sedih Sedih
0
Sedih
Takut Takut
0
Takut

0 Comments

Komentar

Komentar

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
Send this to a friend