kicknews.today – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lombok Utara (KLU) memanfaatkan aset milik pemerintah daerah maupun provinsi sebagai lokasi pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Langkah ini diambil untuk mengatasi keterbatasan lahan yang dihadapi sejumlah desa, sehingga program penguatan ekonomi kerakyatan tersebut tetap dapat berjalan.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Lombok Utara, Mala Siswandi mengatakan pihaknya mendukung penuh pemanfaatan aset pemerintah sebagai lokasi pembangunan gerai koperasi tersebut.

“Prinsipnya kita dukung dulu supaya program ini bisa jalan. Mengenai mekanisme sewa atau retribusi, itu akan diberlakukan setelah gerai resmi beroperasi,” ujar Mala, Selasa (31/03/2026).
Dia menjelaskan, pemanfaatan aset daerah tetap harus melalui proses verifikasi oleh tim dari pemerintah daerah. Setiap usulan lokasi dari desa akan ditinjau langsung untuk memastikan kelayakan tempat yang diusulkan.
Menurutnya, terdapat sejumlah kriteria yang harus dipenuhi, di antaranya lokasi berada di pinggir jalan raya serta memiliki akses yang memadai agar aktivitas ekonomi di gerai koperasi dapat berjalan optimal.
“Nanti tim kita akan melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan lokasi yang diusulkan sudah memenuhi kriteria atau belum,” jelasnya.
Sementara, Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKAD) Lombok Utara, Budiawan mengungkapkan progres pembangunan gerai KDMP di 43 desa masih bervariasi. Kendala utama yang dihadapi sebagian desa adalah ketersediaan lahan untuk pembangunan gerai koperasi.
“Mayoritas masih terkendala lahan. Sudah ada yang jalan, tapi memang belum merata,” ungkapnya.
Dia merinci, Desa Sokong di Kecamatan Tanjung menjadi desa dengan progres pembangunan paling tinggi, dengan capaian fisik mendekati 70 persen. Sementara Desa Bentek di Kecamatan Gangga masih dalam tahap konstruksi dengan progres sekitar 40 persen.
Adapun Desa Genggelang, juga di Kecamatan Gangga, tercatat sebagai desa yang paling maju karena gerai koperasinya telah beroperasi penuh. Bahkan, koperasi di desa tersebut telah melaksanakan Rapat Akhir Tahun (RAT) untuk tahun anggaran 2025. (gii)




