Tak perlu ke kantor dinas, layanan publik Lombok Utara kini hadir dalam satu aplikasi

Kepala Dpmptsp-Naker, Evi Winarni. (Foto. kicknews.today/Anggi)

kicknews.today – Masyarakat Kabupaten Lombok Utara (KLU) kini tak perlu lagi menghabiskan waktu dan tenaga dengan datang langsung ke kantor dinas untuk mengurus berbagai keperluan administrasi. Pemerintah daerah (Pemda) melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP-Naker) KLU resmi meluncurkan aplikasi layanan digital terpadu yang dirancang untuk mempermudah akses pelayanan publik.

Peluncuran aplikasi ini menjadi jawaban atas keluhan klasik masyarakat terkait prosedur layanan yang selama ini dinilai lamban, berbelit, dan memakan waktu. Lewat satu platform digital, warga kini dapat mengakses berbagai layanan lintas instansi secara cepat dan transparan.

Lombok Immersive Edupark

Kepala DPTMPSP-Naker KLU, Evi Winarni mengungkapkan salah satu fitur unggulan yang menjadi perhatian utama masyarakat adalah integrasi informasi ketenagakerjaan. Aplikasi ini menjadi jembatan resmi bagi para lulusan SMA dan SMK di KLU untuk memasuki dunia kerja.

“Platform ini menyajikan informasi lowongan kerja baik di dalam maupun luar negeri yang telah melalui proses verifikasi ketat. Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan akses pekerjaan yang aman dan terpercaya,” ujar Evi, Selasa (13/01/2026).

Menurutnya, langkah ini penting untuk meminimalisir risiko penipuan, terutama bagi pencari kerja yang berminat bekerja ke luar negeri. Seluruh lowongan yang ditampilkan bersumber dari pihak resmi dan diawasi oleh pemerintah daerah.

Tak hanya soal ketenagakerjaan dan perizinan usaha, aplikasi ini juga berfungsi sebagai pintu masuk berbagai layanan publik lainnya. Mulai dari informasi SIM Keliling, pengurusan SKCK, pajak kendaraan dan perusahaan, hingga layanan BPJS Kesehatan dapat diakses secara daring. Aplikasi ini juga memfasilitasi pengurusan Surat Izin Praktik (SIP) bagi tenaga medis serta pengambilan nomor antrean pajak dan layanan kantor lainnya tanpa harus mengantre secara fisik.

Bagi para investor, DPMPTSP-Naker KLU turut menghadirkan fitur peta informasi investasi yang transparan dan informatif. Fitur ini memuat detail lokasi serta jenis usaha potensial yang dapat dikembangkan di wilayah Lombok Utara.

“Dengan informasi yang jelas dan terintegrasi, investor tidak lagi salah langkah. Misalnya, mencegah pembelian lahan yang ternyata tidak sesuai dengan peruntukan tata ruang,” jelas Evi.

Saat ini, aplikasi layanan terpadu tersebut sudah tersedia secara gratis di Play Store. Pemerintah Kabupaten Lombok Utara berharap kehadiran platform digital ini mampu menciptakan ekosistem birokrasi yang lebih transparan, efisien, dan akuntabel.

“Peluncuran ini bukan akhir, melainkan awal dari transformasi digital yang lebih besar. Kami akan terus mengembangkan fitur-fitur baru agar layanan publik semakin mudah diakses dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat KLU,” tutupnya. (gii)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

OPINI