Siapkan SDM kompeten dan berdaya saing, Pemda KLU gelar pelatihan supervisor K3 konstruksi

Peserta Pelatihan dan Sertifikasi Supervisor K3 Konstruksi KLU. (Foto. kicknews.today/Anggi)

kicknews.today – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lombok Utara (KLU) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menggelar Pelatihan dan Sertifikasi Supervisor K3 Konstruksi sebagai langkah meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam mendukung kemajuan sektor konstruksi. Kegiatan ini digelar untuk menyiapkan tenaga kerja yang lebih kompeten, profesional, dan siap bersaing di dunia industri.

Wakil Bupati Lombok Utara, Kusmalahadi Syamsuri menyampaikan bahwa pelatihan tersebut merupakan upaya strategis pemerintah daerah untuk memperkuat kemampuan SDM lokal dalam menghadapi kebutuhan dunia konstruksi yang semakin kompleks.

Lombok Immersive Edupark

“Pelatihan ini kita gelar untuk membekali para peserta dengan kompetensi yang dibutuhkan oleh perusahaan,” ujarnya saat membuka kegiatan.

Kusmalahadi menegaskan, generasi muda membutuhkan pembekalan dan penguatan keterampilan agar mampu bersaing dengan tenaga kerja dari luar daerah. “Sertifikat merupakan bukti kemampuan dalam menghadapi ketatnya persaingan kerja saat ini. Kalian adalah pemimpin masa depan, teruslah meningkatkan kemampuan agar mampu melanjutkan pembangunan daerah ini dengan lebih baik,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kusmalahadi juga memberikan apresiasi kepada Balai Jasa Konstruksi Wilayah IV Surabaya yang menjadi mitra kolaboratif dalam peningkatan kapasitas SDM konstruksi di Lombok Utara.

Sementara, Kabid Cipta Karya DPUPR KLU, Rangga Wijaya menekankan pentingnya pelatihan berkelanjutan agar pelaku konstruksi di Lombok Utara tidak hanya berkompeten, tetapi juga memahami tata laksana keselamatan kerja.

“Kami berharap kegiatan ini terus dilakukan setiap tahun untuk menumbuhkan benih-benih tenaga konstruksi yang taat aturan dan memahami penerapan K3,” ujarnya.

Pemda KLU menilai pelatihan K3 konstruksi berperan krusial dalam mendukung pembangunan yang aman, berkualitas, dan sesuai standar keselamatan. Pemerintah berharap tenaga kerja lokal dapat mengambil posisi strategis dalam proyek-proyek pembangunan di daerah.

“Pelatihan K3 ini sangat penting sebagai wadah meningkatkan kompetensi serta menumbuhkan budaya kerja aman dalam dunia konstruksi, khususnya di KLU,” tutupnya. (gii/*)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

OPINI