kicknews.today – Seorang Warga Negara Asing (WNA) bernama Boaz Tan Anam, terjatuh hingga meninggal dunia di puncak Rinjani, Jumat (19/8). Hingga kini jasad pria kelahiran Israel, Kebangsaan Portugis itu belum dievakuasi karena sulitnya medan.
Kejadian itu sekitar pukul 05.30 Wita. Korban mengalami kecelakaan jatuh di lokasi Puncak Rinjani. Posisi korban jatuh berada pada lereng bagian barat laut atau arah danau Segara Anak. Jarak korban jatuh sekitar 150 meter dan meninggal dunia. Dua tamu lain dibawa turun oleh Guide bernama Bullah (Bawak nao Sajang, Sembalun).

Kepala SPTN Wilayah II Lombok Timur, Benediktus Rio Wibawanto, S.Hut, MSc membenarkan kejadian itu. Jum’at sekitar pukul 07.18 Wita, pihaknya mendapat laporan dari Kepala Resort TNGR Sembalun bahwa Trekking Organize (TO) bernama Rudy Trekker memberikan informasi salah satu kliennya mengalami kecelakaan.
“Korban teregistrasi mendaki melalui pintu masuk Sembalun pada 18 Agustus, dengan kode booking : ERSPOQ8ETKPHQ,” jelasnya.
Berdasarkan keterangan dari TO dan Guide bahwa korban pada saat sebelum jatuh melakukan foto selfie yang berada di tepi jurang puncak Rinjani. Informasinya juga korban kurang memperhatikan faktor keamanan dan keselamatan.
Tim Satgas Penanganan Pencarian, Pertolongan dan Evakuasi (P2E) TNGR berkomunikasi dengan Unit SAR Lombok Timur dan SAR Mataram serta Tim Edelweis Medical Health Center (EMHC) dan Tim Inafis Polres Lombok Timur. Pada pukul 10.15 Wita tim EMHC dan Tim Resort TNGR Sembalun melakukan persiapan evakuasi (Peralatan dan TIM) sebagai Tim Pendahuluan.
“Tim SAR akan bergabung hari ini dengan Tim TNGR dan Tim EMHC dan Polres Lombok Timur di Kantor Resort TNGR Sembalun. Posko Evakuasi sementara di kantor Resort TNGR Sembalun,” pungkasnya. (jr)


