Selang sehari, 2 mayat bayi ditemukan di Lombok

kicknews.today- 2 mayat bayi ditemukan warga pada awal pekan ini. Temuan pertama di pinggir Pantai Uringan Dusun Padang Reak, Desa Kuranji, Kecamatan Labuapi, Lombok Barat, Senin malam (4/7), sekitar pukul 21.30 Wita.

Kapolsek Labuapi  Iptu Agus Priyo Wahyono mengaku, sudah menindaklanjuti penemuan mayat bayi berjenis kelamin perempuan tersebut. Pihaknya, masih menyelidiki pelaku pembuang bayi tersebut.

“Pelakunya sedang diselidiki,” jelas Kapolsek.

Penemuan mayat bayi pertama kali ditemukan Zulkarnaen, 34 tahun yang hendak pulang mancing. Warga Dusun Bajur Kalijaga Desa Bajur Kecamatan Labuapi Lombok Barat ini berjalan bersama Zainuddin di tepi pantai.

Saksi tidak sengaja menginjak gundukan pasir. Karena merasa curiga, kemudian saksi menunduk dan melihat ada selembar kain yang tertanam.

“Mereka langsung menggali gundukan pasir tersebut dan menarik ujung kain yang tertanam tersebut hingga terlepas,” ujarnya.

Setelah ditarik, mereka melihat mayat bayi terbungkus kain warna coklat dan kuning. Temuan itupun dilaporkan ke Polsek.

“Setelah dilakukan olah TKP, mayat bayi tersebut dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk kepentingan penyelidikan. Termasuk pemeriksaan sejumlah saksi,” jelasnya.

Temuan mayat bayi kedua terjadi di Kali Ancar Jalan Transmigrasi Lingkungan Majeluk, Kelurahan Pejanggik, Kecamatan Mataram Kota Mataram, Rabu (6/7). Tepatnya di perbatasan antara Lingkungan Majeluk dan Lingkungan Karang Kemong Cakranegara.

Kapolsek Mataram Kompol Elyas Erikson SH SIK mengatakan, mayat bayi laki-laki itu ditemukan AH, 35 asal Majeluk. Saat itu, saksi sedang nongkrong di gazebo.

Tidak jauh dari tempat tersebut, seorang pegawai PDAM inisial A yang sedang memasang meteran air memberitahukan bahwa ada bayi hanyut di Kali Ancar.

Mendengar hal itu, AH dan rekannya turun ke kali dan melihat bayi hanyut telanjang lengkap dengan ari-arinya. Kemudian, mereka mengambil serok dari bambu untuk mengambil bayi yang hanyut.

“Bayi tersebut sudah meninggal,” katanya.

Selanjutnya mayat bayi dibawa ke gazebo untuk dibersihkan dari kotoran yang menempel di badan bayi. Selain masih terdapat ari-ari, muka bayi tampak merah serta keluar darah dari hidung.

Pihak kepolisian yang mendengar kabar tersebut langsung menuju lokasi. Kemudian melakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi. Serta membawa mayat bayi tersebut ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk divisum. “Kasus ini masih diselidiki, mudah-mudah pelakunya cepat terungkap,” pungkasnya. (jr)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

OPINI