Sejumlah penumpang kapal Pelni Bima tertipu tiket palsu

Kepala PELNI Cabang Bima, Budiarto
kicknews.today – PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) wilayah Bima mengungkapkan masih banyak penumpang kapal laut yang menjadi korban penipuan oleh calo tiket. Modus yang digunakan beragam, mulai dari penjualan tiket palsu hingga harga tiket yang jauh lebih mahal dari tarif resmi.
 
Kepala PELNI Cabang Bima, Budiarto menyampaikan bahwa praktik percaloan masih sering ditemukan. Banyak calon penumpang tergiur karena ingin mendapatkan tiket dengan cepat tanpa memeriksa keabsahan penjual.
 
”Baru-baru ini ada 3 orang penumpang tujuan Bima-Makassar jadi korban tiket palsu. Mereka mereka membeli tiket lewat media sosial Facebook dengan harga lebih mahal dari tarif resmi,” ungkap Budiarto, Jumat (12/12/2025). 
 
Budiarto menegaskan bahwa PELNI tidak pernah bekerja sama dengan calo. Ia juga menyayangkan masih adanya masyarakat yang membeli tiket dari pihak tidak resmi sehingga berujung pada kerugian. 
 
”Pembelian tiket resmi PELNI hanya dapat dilakukan melalui kanal yang telah ditentukan, seperti aplikasi PELNI Mobile atau loket PELNI,” katanya. 
 
Budiarto mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan tidak mudah percaya pada tawaran tiket murah dari oknum yang tidak dikenal. Jika menemukan praktik percaloan, masyarakat diminta segera melapor kepada PELNI.

“Kami sudah berulang kali mengingatkan agar penumpang tidak membeli tiket dari calo,” pungkasnya. (jr)
Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

OPINI