in

Walau ditunda, Calon Jamaah Haji di Bima sabar tidak tarik dana

Ilustrasi keberangkatan calon Haji

kicknews.today – Memasuki tahun kedua pandemi Covid-19 Pemerintah Indonesia memutuskan untuk menunda kembali pelaksanaan Haji. Namun begitu, 519 Calon Jamaah Haji (CJH) di Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) tetap optimis terhadap keberangkatan Haji di tahun depan.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bima Ikhwan Zulkifli mengatakan, dari CJH tersebut belum ada yang datang guna menarik biaya.

“Alhamdulillah sampai hari ini tidak ada CJH yang tarik BPIH. Karena alasan akibat penundaan keberangkatan haji,” jelas Ikhwan, Rabu (16/06).

Ikhwan menilai, CJH di Kabupaten Bima benar-benar tawakal dan berserah diri kepada Allah SWT. Mereka beranggapan penundaan keberangkatan Haji dianggap sebagai ujian.

Ikhwan melanjutkan, bila ada penarikan setoran awal alasannya bukan karena penundaan, melainkan kepentingan lain, misalnya memiliki penyakit permanen, termasuk kebutuhan mendesak atau jamaah sudah meninggal dunia, itupun jumlahnya tidak seberapa.

Ikhwan menjelaskan, jamaah yang menarik dana setoran awal, secara otomatis akan dihapus nomor porsi keberangkatan sebagai CJH. Lain halnya dengan jamaah yang menarik dana pelunasan, masih menempati nomor porsi awal.

Karena CJH diberikan peluang menyetor kembali dana pelunasan. Ketika ada surat permintaan penyetoran dana pelunasan dari Kementerian Agama (Kemenag) RI.

“Untuk CJH yang menarik BPIH dana pelunasan, dari tahun 2020 lalu hingga hari ini. Tercatat sudah lima orang,” pungkasnya. (rif)

Editor: Nurul

Laporkan Konten