in

Wabup dan Djohan Bertemu, Bahas Soal Perkembangan Daerah

kicknews.today – Ditengah eskalasi politik di Lombok Utara belakangan justru beredar foto Wakil Bupati (Wabup) Lombok Utara H. Sarifudin bersama Bakal Calon Bupati (Bacalon) H. Djohan Sjamsu. Sontak hal ini menimbulkan persepsi di masyarakat bahwa orang nomor dua di KLU ini menjatuhkan dukungan ke Djohan-Danny (JODA).

Hal ini lantas diklarifikasi oleh Ardianto, salah satu pendukung JODA yang ikut dalam pertemuan Selasa (15/9) malam itu. Menurutnya, pertemuan tersebut adalah hal biasa yang sangat wajar sehingga tidak perlu muncul kepanikan dari pihak manapun. Karena sebelumnya, ketika Sarifudin berfoto bersama H. Najmul Akhyar (calon incumbent) tidak ada pihak yang merasa keberatan.

“Sesungguhnya hal biasa sebagai bentuk silaturrahmi untuk bangun KLU kedepan sebagaimana dilakukan Pak Najmul. Jika ada pertanyaan menggepalkan tangan sebelumnya beliau juga (melakukan) salam hormat, dan tidak ada orang yang panik,” ungkapnya, Kamis (17/9).

Dijelaskan, pertemuan antar tokoh ini tidak ansih membahas mengenai dukung-mendukung namun lebih ke arah perkembangan daerah. Karena sebagai Wakil Bupati tentu ia adalah orang yang tahu soal perkembangan daerah maka sangat wajar mereka bertemu untuk berdiskusi. Soal pembahasan diluar itu dirinya mengaku tidak mengetahui.

“Terkait apa yang ia bicarakan dengan Pak Djohan kita tidak tahu. Karena Pak Djohan bilang kita tidak sanggup membangun Lombok Utara ini sendiri harus dengan dukungan semua pihak, dukungan media, dukungan tokoh, dan masyarakat,” jelasnya.

“Menurut beliau membangun KLU tidak perlu butuh pencitraan, penghargaan berlibahan tetapi yang dibutuhkan adalah dukungan masyarakat sehingga apa yang diinginkan masyarakat bisa tercapai itu saja konsep beliau,” imbuhnya.

Bilamana ada persepsi yang menyangkutkan dengan arah dukungan mantan dewan 2 periode di Lombok Utara ini menyerahkan penilaian pada masyarakat. Melalui gestur masyarakat bisa memaknai sendiri kemana arah dukungan Sarifudin akan mengarah. Kendati demikian ia menilai Sarifudin merupakan orang yang objektif melihat bagaimana daerah ini 5 tahun berjalan.

“Kita tidak berani (berasumsi) biarkan masyarakat yang menilai dan memaknai sendiri,” pungkasnya.(iko)

What do you think?

Premium

Written by TIM Redaksi

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Perda APBD Perubahan Lombok Tengah Tahun 2020 Disahkan

Wagub Sidak Penggunaan Masker di Pelabuhan Kayangan