in

Uang Platda atlet PON belum diberikan, KONI Lombok Tengah didemo

Sejumlah atlet dan warga berdemo di depan Kantor Bupati dan KONI Lombok Tengah

kicknews.today – Sejumlah Atlet bersama puluhan warga yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Peduli Olahraga (KOMPOL), melakukan aksi demo di depan Kantor Bupati dan KONI Lombok Tengah guna mempertanyakan uang Platda Atlet PON 2021 yang belum dicairkan.

“Berikan uang platda Atlet PON,” Koordinator aksi, ujar Ibnu Hajar dalam orasinyan, Kamis (7/10).

Pihaknya melakukan aksi ini untuk memperjelas anggaran tersebut, padahal mereka dijanjikan sebelum berangkat dana itu akan diberikan. Namun, sampai mereka mendapatkan mendali hingga pulang dari Papua belum didapatkan. Selain itu, pihaknya menuntut pemerintah daerah supaya membekukan KONI Loteng untuk sementara waktu, karena Ketua KONI saat ini menjadi Ketua Partai.

“Kenapa belum diberikan, mereka telah mengharukan nama NTB dan Lombok Tengah,” kayanya.

Sementara Makri salah satu Atlet Loteng yang ikut dalam PON Papua mengatakan, uang platda yang dijanjikan oleh Ketua KONI Loteng akan diberikan sebelum berangkat. akan tetapi, hingga saat ini KONI belum memberikan.

“Uang Platda salama 6 Bulan dengan jumlah Rp 1,5 Juta perbulan belum kami diberikan,” keluhnya.

Disisi lain, Kabid Pemuda dan Olahraga Loteng Lalu M Hamili yang menerima masa aksi mengatakan, bahwa dana tersebut telah diserahkan kepada KONI Loteng dan telah diminta untuk menyelesaikan uang Platda Atlit sebelum mereka berrangkat ke Papua.

“Jumlah dana yang diberikan itu Rp 135 Juta kepada KONI Loteng,” pungkasnya.

Diakhir Pengurus KONI Loteng, Fathurahman mengatakan, pihaknya pasti dan wajib menyampaikan pertanggungjawaban atas anggaran yang telah diberikan oleh pemerintah daerah. Terkait dengan dana yang dipersoalkan itu telah diangendakan dan akan diberikan kepada Atlet. Sedangkan untuk Dana PON Papua itu merupakan tanggung jawab KONI NTB.

“Kami hanya memberikan dana dukungan, ini hanya miskomunikasi,” pungkasnya saat menerima masa aksi di halalam kantor KONI Loteng. (ade)

Editor: Nurul

Laporkan Konten