in

Siswa SMK di Lombok Barat nikahi dua gadis yang sama-sama masih sekolah

Ilustrasi

kicknews.today – Salah satu siswa kelas 3 Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) di Kabupaten Lombok Barat, AR menikahi dua Siswi di dua sekolah berbeda pada waktu yang tidak jauh terpaut.

Diketahui, AR menikahi istri pertamanya FI (16) asal Desa Buk-Buk Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat pada Kamis 17 September 2020 lalu. Sedangkan istri keduanya, MI (16) dinikahinya pada hari Senin 12 Oktober 2020 kemarin dan viral di media sosial.

Ditemui di rumahnya di Dusun Sayong Batu Bangke Desa Cendi Manik Kecamatan Sekotong Tengah Kabupaten Lombok Barat , ayah AR, Ayuni (37) mengaku bahwa ia kaget ketika anaknya sulungnya itu menikah saat masih duduk di bangku sekolah.

“Cukup kaget. Karena kan dia masih sekolah,” kata Ayuni, Rabu (17/10).

Labih parahnya lagi kata Ayuni, Bersama keluarganya, MI (16) istri kedua AR, datang ke rumahnya minta dinikahi pada hari Sabtu (10/10) kemarin.

“Waktu itu mereka keluarga MI ujug-ujug datang bertiga minta dinikahi. Mau tidak mau kita nikahkan,” bebernya.

Diketahui, FI merupakan siswi di salah satu SMAN di kecamatan Lingsar. Sedangkan MI istri kedua AR baru duduk di bangku kelas 2 Madrasah Aliyah di Kecamatan Sekotong Tengah Kabupaten Lombok Barat.

MI dan AR sudah menjalin asmara yang dibumbui dengan hubungan pacaran selama tiga tahun lamanya. Sedangkan dengan FI istri pertama AR menjalin hubungan asmara baru seumur jagung.

Pun, AR mempersunting FI dengan maskawin Rp2,5 juta. Sedangkan, uang pisuka (penyerahan menurut adat Suku Sasak) yang diberikan ke keluarga FI sebesar Rp6 juta. “Jadi total uang yang saya keluarkan sekitar Rp8,5 juta,” kata Ayuni.

Sedangkan, AR mempersunting MI dengan maskawin Rp l1 juta. “Tapi pihak keluarga Mariani minta pisuka sebesar Rp7 juta. Kita belum punya uang jadi belum selesai urusan dengan keluraga Mariani,” cerita Ayuni.

Ia pun mengaku pasrah dengan takdir yang diterima anaknya itu. “Bagaimana tidak, selama menikahi dua gadis itu, biaya yang dikeluarkan pihak keluarganya capai Rp50 juta lebih,” keluhnya.

Salah satu keinginan Ayuni, ingin melihat AR tetap bisa melanjutkan pendidikannya. Kendati menikahi dua gadis, Ayuni sanggup membiayai AR jika ingi tetap melanjutkan sekolahnya.

“Saya ingin anak saya ini tetap bisa sekolah. Saya sanggup biayai sampai bangku kuliah. Masalah biaya kehidupan AR saya sanggup. Saya juga sanggup biayai kedua istrinya,” pungkas Ayuni.

Ia pun ingin segera memiliki cucu dari kedua menantunya itu. Baik dari MI dan FI.

“Kalau dikasi segera iya kita terima. Minimal dua cowok dan dua cewek kalau bisa,” katanya.

Ayuni pun menitip pesan agar anak sulungnya itu tetap menjadi laki-laki yang bertanggungjawab kepada kedua menantunya itu.

Sampai berita ini Diterbitkan AR dan kedua istrinya antara MI dan FI enggan berkomentar terkait kisah asmara segitiga itu.(Vik)

What do you think?

Member

Written by ahmad viqi

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Operasi Yustisi di Bima Jaring 393 pelanggar

Ratusan botol miras disita di warung Lingkungan Sindu Mataram