in

PLN genjot penyelesaian Tol Listrik Lombok

Jaringan listrik Lombok

kicknews.today – PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) sedang melakukan percepatan proses pengoperasian jalur transmisi SUTT 150 kV Mataram Incomer.

Jalur yang terbentang dari Sesela, Kecamatan Gunung Sari Kabupaten Lombok Barat sampai dengan Bertais, Kecamatan Sandubaya Kota Mataram saat ini sedang dalam tahap pembebasan Right of Way (ROW) dan proses penarikan kabel (Stringing).

Lutfi Mustaqim, Manager Teknik Unit Pelaksanaan Proyek Lombok, Kamis (19/11) mengatakan bahwa pembebasan ROW sudah sesuai prosedur dan telah disosialisasikan kepada masyarakat sekitar pembangunan, sehingga secara prinsip masyarakat aman berkegiatan di bawah jalur transmisi.

“Aman, karena masih dalam batas aman dan jarak aman SUTT dan SUTET di dalam Permen ESDM Nomor 2 Tahun 2019 perubahan Permen Nomor 18 Tahun 2015 yang mengatur jarak aman itu,” tambah Lutfi.

Kajian yang dimaksud mengacu pada Permen ESDM Nomor 2 tahun 2019 tentang Perubahan Atas Permen ESDM Nomor 18 tahun 2015 tentang Ruang Bebas dan Jarak Bebas Minimum pada SUTT, Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi dan Saluran Udara Tegangan Tinggi arus searah untuk penyaluran tenaga listrik.

“Kami melakukan pembangunan melalui kajian dan rencana yang matang, jika ada bangunan yang bersinggungan tentu akan jadi pertimbangan dalam proses pembangunannya agar tidak merugikan masyarakat,” ujarnya.

Di jalur transmisi yang memiliki 44 titik tower ini juga sedang dilakukan pekerjaan pemasangan konduktor pada SUTT yang menuntut para petugas PLN bekerja maksimal mengejar target operasi saluran transmisi.

“Petugas di lapangan saat melakukan pekerjaan sudah dilengkapi atribut K3 (Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Keamanan) yang lengkap, sehingga aman dalam bekerja”, ujar Lutfi

Lutfi juga menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang telah terjalin dengan solid antara PLN dan masyarakat sepanjang pembangunan jalur transmisi. Hal ini karena dapat mewujudkan peningkatan kualitas layanan kepada pelanggan PLN.

“Tidak hanya di jalur transmisi ini saja, namun di tempat-tempat lain khususnya di bawah jalur transmisi dapat dilakukan hal yang sama sehingga kekhawatiran ada gangguan jaringan listrik bisa dihilangkan ke depannya. (red.)

What do you think?

Chief Everything Officer

Written by Redaksi

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Mobil Avanza ludes terbakar di Gerung

Miliki Narkoba dan Senjata Rakitan, 2 Pemuda Kota Bima dibekuk