in

PGRI Lombok Tengah Jangan Terpecah Karena Pikada

kicknews.today – Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Lombok Tengah supaya jangan terpecah belah karena berbeda pilihan dalam Pilkada serentak 9 Desember 2020 mendatang. Hal itu ditegaskan Bupati Lombok Tengah saat acara pelantikan pengurus PGRI se Lombok Tengah.

“Jagan terpecah belah karena Pilkada, meskipun ada peserta dari unsur bidang pendidikan akan menyebabkan perpecahan di tubuh kepala sekolah dan guru,” ujar H Moh. Suhaili FT dalam sambutan pada acara yang digelar di Pendopo Bupati setempat, Rabu (22/10).

Bupati dua periode itu menyampaikan aspirasi kepada semua pengurus dengan adanya kegiatan di rumah pelayan masyarakat yang masih dalam tahap rehabilitasi. Guru merupakan garda terdepan dalam membangun manusia sentuhnya, sehingga jagan ada yanv memikirkan kepentingan pribadi maupun kelompok.

“Jadikan organisasi sebagai wahana meningkatkan kapasitas, pelayanan dan kewajiban sebagai pelayan bangsa atau guru. Itulah harapan saya,” terangya.

Dalam kesempatan itu, Politisi Partai Golkar itu juga menyebut semua jargon peserta Pilkada Lombok Tengah, baik jargon Nomor 4, Manthab, Sadar, Wayen Wah dan PAS.

“Saya sebut semua calon supaya tidak ada yang iri hati. Saya tidak mengarahkan kemana-mana dalam Pilkada ini,” katanya.

Ditegaskan, dirinya tidak mempersoalkan kalau ada ASN atau Guru berbeda pilihan, tapi harus disikapi dengan dewasa. Selain itu yang terpenting jagan gunakan kapasitas guru atau jabatan dan terjun langsung dalam kegiatan politik praktis.

“Kita harus profesional dalam menggunakan kapasitas sebagai guru dan pribadi. Jagan pakai fasilitas Negara itu yang penting,” harapnya.

Menurutnya, bahwa saat ini semua Kepala Sekolah sedang galau dalam Pilkada ini, karena mereka yang lebih rutin mencari tahu siapa yang akan jadi pemenang.

“Siapapun yang ditakdirkan Allah SWT menjadi pemenang, itu kewajiban dia subjektif dalam menentukan jabatan. Jagan takut,” katanya.

Pelantikan PGRI itu juga dihadiri oleh Ketua DPRD Lombok Tengah, Kepala Forkopimda dan pengurus PGRI se Lombok Tengah. (Ade)

What do you think?

Member

Written by ade ahyar

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Wacana pengadaan pengelolaan limbah domestik ramah lingkungan di Mataram berlanjut

Lombok Tengah Terima Penghargaan Piagam dan Plakat WTP