in

Perpanjangan PPKM Mikro, banyak warga tak pakai masker di Lombok Tengah

Para pemuda dikenai sanksi push up dalam Operasi Yustisi Lombok Tengah (17/6/2021).

kicknews.today – Aparat gabungan Kodim 1620/Lombok Tengah (Loteng), Polres Loteng, dan Satpol PP, menggelar Operasi Yustisi dalam rangka pendisiplinan Protokol Kesehatan (Prokes) dan penegakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Kabupaten Lombok Tengah, Minggu (1/8) malam. Aparat menyisir sejumlah tempat keramaian dan masih menemukan warga yang tak pakai masker.

“Masyarakat yang tidak menggunakan masker diberikan masker geratis dengan sarat untuk selanjutnya berjanji akan selalu menggunakan masker,” ujar Komandan Kodim 1620/Loteng, Letkol Inf. I Putu Tangkas Wiratawan, S. IP, Senin (2/8).

Selain itu, pihaknya melakukan penyekatan di sejumlah ruas jalan yang merupakan akses keluar masuk menuju Loteng. Seluruh TNI-Polri yang dibantu dengan Satpol PP, Dishub, dan BPBD, dikerahkan untuk menekan penyebaran Covid-19.

“Semua anggota kita libatkan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, ia mengingatkan para prajurit untuk bahu-membahu dan bekerja sebaik-baiknya dalam melaksanakan sosialisasi, serta cara memberikan imbauan kepada warga masyarakat harus dengan cara yang humanis.

“Lakukan tugas ini dengan penuh rasa tanggung jawab, tetap semangat dan berikan imbauan dengan cara dialogis dan persuasif terhadap warga masyarakat,” ujarnya.

Di samping itu, Dandim menyampaikan bahwa pihaknya akan meningkatkan kepedulian khususnya terhadap yang terdampak langsung Covid-19, termasuk kapasitas ruang isolasi terpadu untuk pasien.

“Kebijakan memperpanjang PPKM ini merupakan keputusan yang sudah di tetapkan pemerintah. Hal ini mengingat lonjakan kasus Covid-19 beberapa hari terakhir di Indonesia dan munculnya varian virus corona dari berbagai negara,” jelasnya.

“Situasi ini mengharuskan kita mengambil langkah-langkah yang lebih tegas agar kita bersama-sama dapat membendung penyebaran Covid-19,” ucap Dandim.

Menurutnya, aturan pembatasan yang ada di perpanjangan PPKM ini lebih ketat daripada sebelumnya. Namun, Dandim meminta masyarakat tak panik dan tetap mematuhi aturan yang berlaku.

“Saya minta masyarakat berdisiplin mematuhi peraturan ini demi keselamatan kita semuanya,” pungkasnya. (ade)

Editor: Annisa

Laporkan Konten